Zionis Larang 20 Ribu Anak Al-Quds Tinggal Bersama Keluarganya

Badan Al-Quds sangat berkepentingan atas pelanggaran – pelanggaran rasis yang dilakukan Zionis terhadap warga Palestina di Al-Quds, lebih dari 20 ribu anak-anak Palestina tak mendapatkan perlindungan. Mereka tak bisa tinggal bersama keluarganya di kota Al-Quds, sebagaimana dilansir HAM Center Palestina dan Zionis.

Sekjen badan Islam-Kristen untuk solidaritas Al-Quds, professor Hana Isa mengatakan, ada peningkatan yang signifikan terkait pelanggaran Zionis  terhadap warga Palestina melalui pencabutan hak tinggal bagi warga Palestina di Al-Quds dalam proyek yahudisasi kota serta memangkas habis jumlah warga Arab seminimal mungkin. Zionis berupaya mengosongkan kota Al-Quds dari penduduk aslinya secara hokum dan realitas.

Dalam pernyataanya, Senin (4/2) Isa mengatakan, Zionis belum bisa menyembunyikan ketakutanya bila warga Al-Quds kembali ke wilayah perbatasan distrik kota Al-Quds. Kondisi ini tentu akan mengganggu siasat mereka untuk membersihkan etnis Arab dari Al-Quds.

Berdasarkan catatan yang ada, sebanyak 20 ribu anak terhalang mendapatkan perlindungan, karena jauh dari keluarganya, akibat persyaratan yang diterapkan pemerintah Zionis terhadap warga Palestina. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *