Yordania Kecam Penempatan Pasukan Zionis di Area al Aqsha

Yordania mengecam penempatan pasukan militer dan polisi zionis dalam jumlah besar di dalam area masjid al Aqsha. Yordania menolak tindakan pasukan zionis yang mengosongkan masjid al Aqsha secara total dari para jamaah shalat kaum muslimin, dengan tujuan untuk memasukkan para pemukim ekstrimis Yahudi dalam jumlah besar dan mengizinkan mereka untuk menodai kesusian masjid al Aqsha.

Menteri Negara Urusan Informasi Pemerintah Yordania, Dr. Muhammad Momani, menilai langkah-langkah zionis tersebut merupakan pelanggaran secara terang-terangan terhadap aturan agama dan piagam-piagam moral, hukum internasional, resolusi PBB dan UNESCO. Dia mengingatkan bahwa perilaku zionis ini dengan sendirinya menyeret kawasan ke dalam situasi konflik yang tidak diinginkan.

Dia menyerukan masyarakat internasional, kekuatan-kekuatan adidaya dan organisasi-organisasi internasional untuk bergerak dan menekan otoritas penjajah zionis agar menghentikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan terhadap tempat-tempat suci di al Quds, serta mencegah para pemukim pendatang dan ekstrimis Yahudi masuk ke area masjid al Aqsha dan merusak kesuciannya.

Sebelumnya Departemen Luar Negeri Yordania telah mengajukan protes dan penolakan keras kepada departemen luar negeri penjajah zionis atas pencegahan yang dilakukan otoritas penjajah zionis terhadap para jamaah shalat kaum muslimin untuk memasuki ke area masjid al Aqsha, juga atas penutupan gerbang-gerbang masjid dan pembatasan untuk masuk ke dalamnya, atas panahanan kartu identitas jamaah kaum muslimin, dan atas keberadaan pasukan keamanan ‘Israel’ dalam jumlah besar dan massif di dalam dan di sekitar Baitul Maqdis. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *