Yordania Bebaskan Kartunis Yang Ditahan Karena Kasus Kartun UEA


Yordania pada Ahad (30/08) telah memutuskan untuk membebaskan kartunis yang ditahan karena menggambar kartun yang mengejek kesepakatan baru-baru ini terkait normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan negara Penjajah Zionis, demikian seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Anadolu.

Emad Hajjaj ditangkap oleh polisi Yordania atas tuduhan menghina negara Arab setelah dia menggambar karikatur yang mengejek Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan, karena negara Penjajah Zionis menolak untuk mengizinkan UEA membeli pesawat tempur F-35 dari AS meskipun Abu Dhabi telah sepakat melakukan normalisasi dengan Tel Aviv.
“Pengadilan telah memerintahkan pembebasan Hajjaj,” kata pengacaranya Marwan Salem kepada Kantor Berita Anadolu.

Namun pengacara itu tidak memberikan rincian lebih lanjut, dan tidak ada komentar dari otoritas Yordania atas laporan tersebut.

Pada hari Jumat, Human Rights Watch (HRW) meminta otoritas Yordania untuk segera membebaskan Hajjaj dan mencabut tuntutan terhadapnya.

Pada 13 Agustus lalu, UEA dan negara Penjajah Zionis mengumumkan perjanjian yang ditengahi AS untuk menormalkan hubungan mereka, termasuk saling membuka kedutaan di negara masing-masing.

Kelompok-kelompok Palestina, termasuk Otoritas Palestina, mengecam kesepakatan UEA-Penjajah Zionis, dengan mengatakan itu tidak berguna bagi perjuangan Palestina dan mengabaikan hak-hak warga Palestina.

————–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 30 Agustus 2020 pukul 2:43 siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *