Yerusalem: Pemuda Palestina Syahid dan Polisi Israel Tewas Dalam Aksi Tikam

Seorang pemuda Palestina berusia 28 tahun syahid oleh timah panas penjajah Israel pada hari Ahad siang (18/03) saat melakukan aksi penikaman di Jalan Al-Wad di Al-Baldah Al-Qadimah (Kota Tua) Yerusalem, yang menyebabkan seorang penjaga keamanan Israel berusia 30 tahun menderita luka parah. Bedasarkan informasi selanjutnya bahwa penjaga keamanan itu menemui ajal akibat luka-luka yang dideritanya.

Media Israel melaporkan bahwa pelaku aksi penikaman itu memegang kewarganegaraan Turki. Pasukan penjajah Israel menembakinya, hingga langsung menyebabkan syahid menjemputnya. Laporan itu juga menjelaskan bahwa luka-luka yang diderita oleh polisi Israel itu sangat parah dan berbahaya.

Sumber-sumber Palestina membenarkan bahwa pelaku aksi tersebut adalah Abdel Rahman Bani Fadl, 28 tahun, berasal dari Desa Aqraba dekat Nablus, status menikah  dan memiliki dua orang anak.

Menurut sumber setempat, bahwa penjaga keamanan Israel, adalah warga dari pemukiman Kokhav Hashahar, yang terletak di sebelah timur Ramallah, di Tepi Barat yang terjajah, mengalami luka parah di bagian atas tubuhnya oleh beberapa tusukan.

Lalu tim berbintang “Dawud Al-Hamraa” tiba di lokasi kejadian dan memberikan layanan ambulan darurat kepada polisi yang terluka tersebut. Dia dibawa ke rumah sakit Sha’arei Tsedek di Yerusalem, dan tidak lama diumumkan kematiannya akibat dari luka-luka yang dideritanya.

Aksi penikamah ini terjadi di tengah-tengah berlangsungnya berbagai aksi bentrokan antara pemuda Palestina dan pasukan keamanan penjajah Israel di berbagai bagian Al-Baldah Al-Qadimah (Kota Tua ) di Yerusalem yang terjajah. Situs web surat kabar “Haaretz” mengatakan bahwa polisi Israel menutup daerah Bab al-Wad lokasi dimana aksi penikaman itu terjadi.

Dengan kejadian tersebut maka pasukan penjajah Israel telah mengumumkan peringatan (keamanan) di Kota Tua Yerusalem yang terjajah, ditengah-tengah desingan peluru di kota itu.

Sampai di sana telah diterbitkan perintah pengadilan Israel yang dikeluarkan pada hari Ahad, melarang warga mendekati segala hal yang berhubungan dengan lokasi penyelidikan aksi penikaman di Jalan Al-Wad di Kota Tua Yerusalem yang terjajah.

Sumber-sumber Palestina menegaskan bahwa pasukan penjajah telah menangkap tiga orang turis berwarga negara Turki. Mereka juga menunutup semua pintu-pintu Kota Tua, dan beberapa jalan raya dan jalan kecil yang berdekatan dengan tembok bersejarah Yerusalem.

Sumber yang sama menjelaskan bahwa pasukan penjajah Israel juga menutup cek poin militer di dekat pintu masuk Kamp pengungsi Qalandia di utara Yerusalem. Dan juga cek poin militer di dekat desa Jaba, sebelah timur laut kota itu, Dan suasana kian menegang karena penyebaran pasukan penjajah dan patroli kemanan oleh pasukan pejalan kaki dan pasukan berkuda di dekat tembok Yerusalem, dan mobilisasi pasukan militer dan kepolisian di dalam Kota Tua (Arab48/i7).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *