Yasser Rabaya: Pasca 17 Tahun Dipenjara Hadapi Ujian Kanker

Pengacara Persatuan Tahanan Palestina memberitakan tentang tahanan Yasser Rabaya (44 tahun) asal Betlehem, bahwa satu tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan kesehatannya sekitar dua bulan lalu mengungkapkan bahwa dia menderita kanker di bagian ususnya. Saat ini dia  sedang menunggu proses operasi untuk membasmi tumor itu.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup plus tambahan sepuluh tahun sejak tahun 2001. Dia masih harus menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Soroka Israel. Dia seharusnya dipindahkan ke penjara “klinik Ramleh” setelah menjalani operasi.

Patut dicatat bahwa narapidana Rabaya sebelumnya telah menjalani operasi pada tahun 2007 di mana sebagian dari hatinya dibuang.

Persatuan Tahanan menjelaskan bahwa tahanan Rabaya adalah satu dari 40 tahanan yang dirawat di rumah sakit di pusat penjara Beersheba “Ishel”. Kebanyakan dari mereka adalah penderita penyakit kronis.

Dia mengatakan bahwa Otoritas Penjajah menahan di dalam kamp-kamp penjara (30) orang tahanan yang menderita kanker. Mereka termasuk dari sekitar 700 tahanan yang menderita penyakit kronis dan memerlukan kontrol kesehatan secara teratur dan ketat. Sebagian dari mereka terus memburuk kondisi kesehatannya dikarenakan administrasi Penjajah yang bertele-tele dalam proses pelayanan kesehatan yang semestinya mereka terima.

Terkait hal ini, Persatuan Tahanan memberi isyarat bahwa sejumlah tahanan yang telah syahid akibat kebijakan pelalaian pengobatan  telah mencapai 61 orang sejak tahun 1967 (i7).

—————-

Sumber: palinfo.com, terbit: Rabu, 02 /05/ 2018, pukul 07:22:15 sore

.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *