Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Tangkap Para Pemuda Hadang Ektrimis Glick

Puluhan pemukim Yahudi pada Senin (15/06) pagi tadi menyerbu ke halaman Masjid Al-Aqsa, dengan penjagaan dari pasukan Penjajah Zionis yang menyebar di halaman Al-Haram untuk mengamankan operasi penyerbuan itu. Sedangkan beberapa unit dari kepolisian Penjajah Zionis dikerahkan untuk menyerang beberapa orang pemuda dan membawa mereka jauh dari lokasi penyerbuan.


Departemen Wakaf Alquds melaporkan bahwa para pemukim menyerbu Al-Aqsa dari arah Gerbang Maghariba, dibawah pimpinan mantan anggota Knesset, Yehuda Glick, yang menyampaikan ceramahnya kepada para pemukim Yahudi tentang Haikal hayalan di halaman Masjid.

Disebutkan bahwa 37 pemukim Yahudi turut serta dalam penyerbuan pagi tadi, dimana mereka melakukan tur provokatif di halaman masjid, dengan perlindungan ketat dari polisi Penjajah Zionis, sementara sebagian dari mereka menunaikan ritual Talmud ke arah Kubah Al-Sakhrah dan Musholla Bab Ar-Rahmah sebelum mereka meninggalkan lokasi dari arah Gerbang Al-Silsilah.

Di sisi lain, Otoritas Penjajah Zionis terus memperketat masuknya warga Palestina yang ingin memasuki masjid, dimana pihak kepolisian menahan sebagian kartu identitas para jamaah di pintu-pintu luar, dan terus menerus melarang puluhan orang untuk bisa masuk ke dalam masjid dengan cara mengasingkan mereka dari masjid untuk jangka waktu yang berbeda-beda..

Hari ini, pasukan Penjajah Zionis menangkap empat orang pemuda Alquds berusia antara 18-25 tahun dari lingkungan Wadi Al-Joz. Mereka adalah sebagian dari pemuda-pemuda yang menghadang Yehuda Glick sepuluh hari sebelumnya dari menyerbu ke pemakaman syahid Iyad Al-Hallaq. Penahanan mereka diperpanjang hingga Rabu, dan salah satu dari mereka akan dibawa ke depan sidang pengadilan hari ini.

Khatib Masjid Al-Aqsa Syekh Ikrima Sabri, sebelumnya telah memperingatkan berbagai upaya Penjajah Zionis untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsa dan menguasai sisi timur yang berdekatan dengan Musholla Bab Al-Rahmah, setelah melarang renovasinya dan meletakkan bendera penanda di sana.

Masih terkait dengan pengejaran warga Alquds, pihak kepolisian Penjajah Zionis Senin pagi ini menangkap tiga bersaudara warga Alquds, dan seorang dari mereka dipukuli habis-habisan di kota Al-Tor.

Pusat Informasi Wadi Hilweh melaporkan bahwa pasukan intelijen dan militer Penjajah Zionis menyerbu rumah keluarga Zaatari di kota Al-Tor, dan menangkap putranya Jamal setelah menyerangnya dan anggota keluarganya. Mereka juga menangkap dua saudara laki-lakinya, Ahmed dan Muhammad, di depan kantor polisi Al-Maskoubia setelah mereka pergi ke lokasi itu.

————

Sumber: www.arab48.com, terbit: 15/06/2020 – 12:15.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *