Wilayah Sekitar Palestina Terancam Bahaya Jika Gempa Melebihi 6 Skala Richter

Pasar Nablus pasca gempa tahun 1927 (Kantor Berita Jerman)

Pakar bencana alam mengatakan pada hari Senin (09/07) bahwa gempa bumi yang berukuran lebih dari 6 derajat skala richter akan membuat semua wilayah di negara itu rentan, berdasarkan pada gempa yang pernah menimpanya pada tahun 1927.

Gempa berturut-turut yang terjadi pekan lalu, yang melanda bagian utara negara itu, berpusat di Danau Tiberias, dimana Rabu (11/07), bertepatan dengan 91 tahun gempat dahysat yang pernah melanda negara itu pada 1927.
Dalam gempa yang dikenal dengan sebutan “gempa Jericho” itu telah menderita luka-luka sekitar 285 orang dan ribuan rumah hancur, khususnya di Yerusalem, Lod, Ramalla, Nablus, Bisan, Reina, Tiberias dan Safad.

Profesor Moshe Anbar, pakar bencana alam di Universitas Haifa, mengatakan bahwa dalam situasi terjadinya gempa bumi yang berukuran melebihi 6 skala richter, maka mayoritas wilayah negara itu terancam dalam bahaya.
Menurutnya, gempa itu terjadi pada tanggal 11 Juli 1927, sekitar jam 3 sore.

Pakar itu menjelaskan bahwa lebih dari 1.000 orang yang menderita luka di seluruh wilayah. Dan hal yang menarik adalah bahwa kerusakan yang ditimbulkannya tidaklah berbanding dengan jaraknya, karena kerusakan yang terjadi di Ramallah jauh lebih besar daripada di Bissan, yang terletak persis di belahan Syiria-Afrika di negara itu.

Menurutnya, penyebabnya dipicu oleh lempeng bebatuan, dan tampaknya gelombang gempa bergerak sesuai dengan lempeng bebatuan di mana banyak rumah yang dibangun di atasnya. Itulah mengapa kerusakan yang ditimbulkannya demikian parah.

“Kesaksian yang banyak diketahui menunjukkan bahwa sebagian besar rumah-rumah yang hancur adalah milik warga Arab, dimana bangunannya bukan dari semen tapi berbahan tanah.. Dalam kaitan ini dijelaskan bahwa sebagian besar rumah-rumah hancur itu terletak di desa Reineh, utara dari Nazaret.”

Menanggapi pertanyaan pelajaran apa yang bisa diambil dari gempa saat itu terkait situasi yang terjadi saat ini, pakar tersebut mengatakan bahwa dalam kondisi gempa sangat keras yang melebihi 6 skala richter, maka sebagian besar wilayah di negeri ini akan terancam dalam bahaya, sepadan dengan jarak dari episentrum gempa, yang dalam hal ini Danau Tiberias, dan daerah-daerah yang berdekatan dengannya.(i7)

——

Sumber: www.arab48.com, terbit: 09/07/2018 – jam: 23: 23.

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *