Warga Palestina Terluka Selama Bentrokan Dengan Israel Di Tepi Barat

aspacpalestine.com – Tepi Barat. 4 orang Palestina terluka akibat tembakan sedangkan puluhan lainnya mengalami kondisi tidak bisa bernafas, akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan Israel. kondisi tersebut terjadi ketika bentrokan antara mahasiswa Palestina dengan tentara Israel, di dekat Ramallah, pusat Tepi Barat, Senin (24/7/2017).

Menteri Kesehatan Palestina dalam keterangan persnya mengatakan bahwa para petugas medis di kompleks Palestina di kota Ramallah, menerima 4 korban luka peluru tajam selama bentrokan yang meletus di sebuah pos pemeriksaan “Bait Il”, terutama di kota Al-Birah, dekat Ramallah.

Dalam pernyataannya menjelaskan bahwa 4 orang Palestina.

Para petugas medis mengatakan bahwa mereka telah memberikan pengobatan lapangan untuk para korban yang mengalami kondisi sesak nafas, akibat menghirup gas air mata.

Pasukan penjajah Israel menggunakan peluru tajam, peluru karet, gas air mata dan air limbah untuk membubarkan para demonstran. Sedangkan, para demonstran melemparkan batu dan botol kosong ke arah tentara Israel.

Mahasiswa Palestina dari universitas Birzeit (terletak di dekat kota Ramallah) melakukan demonstrasi di pos pemeriksaan Bait Il. Demonstrasi tersebut menolak pintu elektronik di akses masuk Masjid Al-Aqsha, di kota Al-Quds.

Sembilan hari berturut-turut, orang-orang Palestina di kota Al-Quds menolak masuk ke masjid Al-Aqsha melalui pintu-pintu elektronik. Pintu-pintu elektronik itu dipasang oleh polisi Israel, pada Ahad lalu (16/7/2017).

 

Sumber: trtarabic.tv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *