Warga Palestina Hanya Menempati 8 % dari Tanah Miliknya

Data yang dilansir pusat kajian tanah Palestina menyebutkan, bangsa Palestina hanya memiliki 8 % saja dari wilayah Palestina historis.

Realitas ini dilaporkan dalam buku tahunan yang dikeluarkan pusat kajian tanah Palestina yang berada di bawah lembaga kajian Arab-Al-Quds tentang pelanggaran Zionis terhadap hak-hak bangsa Palestina di wilayah historis tahun 2012 dengan dua bahasa Arab dan Inggris yang diluncurkan pada konferensi pers Ahad (26/5) di Ramallah.

Direktur Pusat kajian, Jamal Umlah menganggap tahun 2012 merupakan tahun permukiman dan lokalisasi bagi Israel, mengingat besarnya pelanggaran yang dilakukan Zionis dalam bidang permukiman, jika disbanding tahun sebelumnya.

Umlah kemudian mengungkapkan, wilayah historis Palestina mencapai 27.000 kilometer persegi yang dulunya 100 % dimiliki bangsa Palestina. Kemudian secara bertahap hilang, sejak penjajahan Inggris kemudian Israel hingga sekarang eranya Netanyahu tak lebih dari 8 % saja wilayah yang dimiliki bangsa Palestina.

Ia mengisyaratkan, Israel berulang kali melakukan penjajahan dan penggusuran tanah sejak perang tahun 1948 untuk kemudian ditempati para penjajah. Akibatnya sebanyak 1215 orang hidup tak punya perlindungan. 415 bangunan yang terdiri dari gedung perdagangan, pertanian, sumber air dan yang lainya.

Sebanyak 772 rumah terancam akan digusur, 590 bangunan akan segera dihancurkan atau dibekukan. Pemerintah Zionis mengumumkan, telah menggusur 27.710 acre. Sebagian besar kota di Nablus kemudian Al-Quds menjadi sasaran penggusuran.

Selain itu, Israel juga telah menebangi lebh dari 64 ribu pohon. 52.122 pohon zaitun. Sementara untuk perlintasan, Zionis telah membangun 240 perlintasan hingga akhir tahun 2012. Jumlah tersebut tidak termasuk Kota Lama, Hebron, dan pelrintasan yang menghubungkan wilayah jajahan 67 dan jajahan 48.

Dengan ini Umlah meminta disiapkan mekanisme untuk memblow up laporan tersebut di media internasional serta mendorong masyarakat dunia memberikan sangsi kepada Zionis atas semua kejahatanya pada bangsa Palestina. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *