Wanita Yerusalem Dijatuhi Hukuman 10 Tahun

Fadwa Hamadeh dihukum karena berusaha menikam Pemukim Yahudi di Yerusalem (Al-Jazeera)

Pengadilan Pusat “Israel”  hari ini (10/07) menghukum hingga 10 tahun penjara terhadap seorang wanita Palestina dari Yerusalem yang dijajah setelah dinyatakan bersalah telah berpartisipasi dalam perlawanan terhadap penjajahan.

Kepala komite keluarga tahanan Yerusalem, Amjad Abu Assab, mengatakan bahwa Hukuman final sudah dijatuhkan yaitu 10 tahun penjara beserta denda 30.000 shekel (sekitar 8.000 dolar) terhadap Fadwa Hamadeh, 30 tahun.

Fadwa ditangkap pada 12 Agustus tahun lalu di daerah Bab al-Amud setelah pihak berwenang “Israel” menudingnya berusaha melakukan aksi penikaman.

Hamada sudah menikah dan memiliki lima anak, yang tertua di antara mereka berusia delapan tahun dan yang terkecil berusia satu setengah tahun. Dia telah dipindah-pindahkan dari satu penjara ke penjara lainnya dan saat ini berada di Penjara Sharon.

Menurut Heba Aslan, koresponden Al-Jazeera Net bahwa di dalam penjara pasukan Penjajah Zionis telah menahan 60 orang warga Palestina, termasuk 18 wanita dari Yerusalem, dimana yang paling tinggi hukumannya adalah Shoroq Dawiyat yang dihukum penjara selama 16 tahun.

Di antara para tahanan itu ada lima orang wanita menikah dan ibu-ibu yang memiliki anak-anak. Tahanan yang terluka yang paling mencolok diantara mereka adalah Esraa Ja’abais, yang dijatuhi hukuman penjara 11 tahun setengah, dimana dia menderita luka bakar di sekujur tubuhnya dan tahanan lainnya Jehan Hasyimah. (i7)

——————-

Sumber: www.aljazeera.net, terbit: 10/07/2018.

, ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *