Video - Ribuan Rakyat Palestina Antar Jenazah Asy-Syahidah Razan Asyraf An-Najjar

Oleh: Lulu Basmah

Nama Razan al-Najjar (21) sedang menggema di seluruh penjuru dunia karena dedikasinya membantu para demonstran yang terluka dalam aksi #GreatReturnMarch. Razan adalah perawat sukarela yang bertugas di Khan Yunis, Jalur Gaza Selatan.

Ia menemui syahidnya saat timah panas dari militer Israel menembus tepat di dadanya. Perempuan muda itupun langsung jatuh tersungkur ke tanah dengan darah merah membasahi jas medis putih yang ia kenakan.

Pasien yang sempat ia obati dan seluruh warga Palestina geram dengan tindakan Israel itu.

Saat ini jenazah Razan telah dimakamkan di Khan Yunis dengan diantar oleh ribuan warga Palestina.

Raut wajah sedih dan tetesan air mata berlinang di wajah mereka yang mengantar jenazah Razan. Saat pemakaman, ayah Razan terus mendekap jas putih yang dikenakan putrinya saat membantu para demonstran. Raut wajah sang ayah terlihat tegar.

Kesyahidannya menambah daftar syuhada dari rakyat Palestina yang tertembak peluru Israel pada aksi #GreatMarchOfReturn ini, menjadi 123 syuhada.

Menurut informasi, akibat kejadian tersebut, militer Israel akan menyelidiki pembunuhan nyata oleh pasukannya kepada Razan. Meski akan menyelidiki, militer Israel tetap membela diri dengan mengatakan militan Palestina juga menyerang pasukannya di sepanjang perbatasan dengan tembakan dan granat.

Juru bicara Menteri Kesehatan Palestina, Asyraf Al-Qudra menyebutkan, Razan masih mengenakan seragam medis saat peluru menembus tepat di dadanya.

Baca juga: Saat Razan Kehilangan Nyawanya, Nikki Haley Kehilangan Kemanusiaannya

Razan akan dikenang karena menjadi sukarelawan tanpa pamrih dengan nama seperti saat dia dilahirkan. Berlawanan dengan Nimrata Randhawa, yang akan dikenang dengan namanya yang telah diganti Nikki Haley, untuk menyembunyikan asal usul Indianya. [Elshamy/Anadolu Agency]
Razan dianggap oleh warga Palestina sebagai malaikat. Tindakan militer Israel itu menuai kecaman dari dunia internasional karena menggunakan kekuatan militer yang mematikan saat demonstrasi massa.Warga Palestina mengatakan para korban syahid dan ribuan orang yang luka oleh senjata Israel adalah warga sipil yang tidak bersenjata. Tetapi Israel dengan kekuatan militer penuh menyerang mereka para demonstran yang hanya ingin kembali ke tanah airnya sendiri. (LB)

, , ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *