Video – Bagaimana Layang-layang Mengubah Hidup Pemukim Zionis “Gilav” Jadi Mimpi Buruk

Layang-layang ini diperhitungkan sebagai salah satu alat perlawanan kerakyatan yang damai dalam menghadapi arsenal militer Penjajah Zionis di dekat perbatasan Gaza. Alat yang terbuat dari bahan amat sederhana berupa kayu dan kertas tipis, lalu diikat pada ekornya potongan kain yang telah dibasahi dengan bensin. Sebelum diterbangkan menuju tanah-tanah jajahan, potongan kainnya disulut dengan api agar alat itu berubah menjadi “layang-layang pembakar”.

Para pemuda Palestina mulai menggunakan layang-layang kertas menyala ini sejak Jumat ketiga Pawai Kepulangan Akbar dan pemecah blokade dengan jalan damai.

Surat kabar Yedioth Ahronoth “Israel”, melaporkan bahwa bahwa ratusan layang-layang itu telah mencapai “Israel” dan menyebabkan kebakaran ribuan dunim ladang pertanian. Ini menyebabkan kerugian ekonomi yang nyata, belum lagi layang-layang ini juga telah mengubah kehidupan para pemukim Gilav Gaza menjadi mimpi buruk.

Laporan Channel-10 berbahasa Ibrani menurunkan laporan tentang efek yang ditimbulkan oleh layang-layang yang diterbangkan para pemuda Palestina dari Jalur Gaza kepada para pemukim Gilav Gaza. Dan bagaimana alat sederhana ini telah berubah menjadi alat pembakar dan menjadi sumber keguncangan dan ketidaknyamanan secara permanen kepada para pemukim Zionis. Belum lagi kerugian hebat yang diderita oleh para petani Gilav, sebagaimana yang dilaporkan oleh “Ukka” untuk urusan “Israel” (i7)

——-

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 21/05/2018 – jam: 01:35:48 siang.

layang

, , , ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *