UNRWA: Konflik Suriah Terlantarkan Ratusan Ribu Pengungsi Palestina

aspacpalestine.com – Suriah. 4 Organisasi PBB UNRWA mengatakan bahwa konflik di Suriah dan pertempuran di berbagai daerah di Suriah, menelantarkan ratusan ribu orang Palestina dari kamp-kamp pengungsian mereka dan rumah-rumah mereka.

UNRWA dalam pernyataannya menerangkan bahwa konflik di Suriah yang terus berlanjut sejak 7 tahun lalu, menyebabkan terjadinya gelombang pengungsian besar dan kesulitan serta penderitaan bagi ratusan ribu pengungsi Palestina. Selain itu, konflik tersebut menyebabkan kerusakan terhadap infrastruktur-struktur dan memberikan kerugian besar dalam kehidupan serta mata pencarian.

Pernyataan UNRWA menunjukkan bahwa kedekatan kamp-kamp pengungsian dan perkumpulan-perkumpulan Palestina di suriah dengan daerah-daerah bergejolak, menyebabkan pengungsi Palestina menjadi masyarakat yang sangat terkena dampaknya. Pernyataan UNRWA juga menunjukkan bahwa 5 dari 12 kamp pengungsian resmi dan tidak resmi telah hancur atau masih sulit diakses untuk saat ini oleh UNRWA.

Disamping itu, pernyataan UNRWA juga menambakan bahwa dari 560 ribu orang yang terdaftar di UNRWA sebelum dimulainya krisis Suriah, 438 ribu orang diantaranya masih berada di kota tersebut. 58% atau 254 orang mengalami pengungsian satu kali setidaknya di dalam Suriah, termasuk 28900 ribu orang masih terblokade di daerah-daerah yang diblokade atau daerah-daerah yang sulit diakses masuk, seperti Yarmuk dan provinsi Dar’a.

Dalam pernyataannya, UNRWA menekankan bahwa UNRWA bergantung kepada negara pendonor untuk menanggapi kebutuhan-kebutuhan besar para penduduk dan untuk terus beroperasi di lingkungan-lingkungan yang kompleks. UNRWA mengeluarkan 2 tahap bantuan tunai dan 2 tahap bantuan pangan. Bantuan-bantuan tersebut merupakan dukungan dari negara pendonor, serta distribusi bahan-bahan non pangan hingga pertengahan 2017, untuk para pengungsi Palestina di Suriah yang mengalami bahaya.

 

Sumber: alqudsnews.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *