Unjuk Rasa Kaum Wanita Tuntut Pembukaan Gerbang Rafah

Ratusan kaum wanita dan anak-anak di selatan Jalur Gaza turun ke jalan dalam aksi untuk rasa di depan gerbang perbatasan Rafah. Mereka meminta otoritas Mesir agar membuka gerbang Rafah secara kontinyu agar para pasien bisa berangkat berobat dan para mahasiswa bisa melanjutkan studi mereka.

Aksi ini digalang oleh komite nasional pembebasan blokade Gaza, sebagai bagian dari kegiatan berkesimabungan yang menyerukan pembebasan blokade dan pasokan kebutuhan pokok hidup ke Jalur Gaza.

Para pengunjuk rasa menyerukan pemerintah Mesir agar menyediakan alternatif bagi penutupan terowongan-terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir, serta memasok listrik, bahan bakar dan kebutuhan pokok hidup.

Disebutkan bahwa gerbang Rafah sudah ditutup untuk hari yang kedelapan secara berturut-turut. Sementara pemerintah Mesir mengatakan pihaknya akan membuka gerbang Rafah selama 4 jam saja pada hari Rabu dan Kami ini saja.

Penutupan gerbang Rafah dan penghancuran terowongan-terowongan yang ada di perbatasan Jalur Gaza-Mesir dinilai mengancam terjadinya tragedi terhadap hampir dua juta warga Palestina di Jalur Gaza. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *