UNICEF ‘Bersedih' Atas Terbunuhnya 2 Anak Gaza oleh “Israel”

Orang ramai mengangkat jasad Hassan Shalabi, 14 tahun, saat acara pemakaman di Kamp Pengungsi Nusseirat di Gaza tanggal 9 Februari 2019. [ Mustafa Hassona – Anadolu Agency ]
UNICEF mengungkapkan rasa “sedih”nya atas pembunuhan terhadap dua orang anak-anak oleh “Israel” di Jalur Gaza akhir pekan ini.

Dalam sebuah pernyataan kemarin, Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara menyatakan kesedihan PBB yang mendalam atas pembunuhan yang dilakukan “Israel” terhadap dua anak Palestina di kantong yang terkepung itu akhir pekan ini.

“UNICEF sangat bersedih atas pembunuhan dua anak, berusia 14 dan 17 tahun, yang ditembak [Jumat] di Jalur Gaza,” kata Cappelaere, sambil memberikan catatan bahwa: “Kepastian terkait kondisi yang menjadi penyebab kematian mereka masih sedang dalam pemeriksaan.”

Cappelaere menyatakan bahwa insiden itu membuat jumlah anak Palestina yang terbunuh tahun ini tercatat menjadi empat orang anak.

“Ini adalah peringatan yang jelas nyata akan kekerasan signifikan yang terus dialami oleh anak-anak di Palestina. Tercatat sudah 30 tahun sejak kita menandatangani Konvensi Hak-Hak Anak yang memiliki arti penting bahwa hak-hak dasar anak-anak harus dihormati, “tegasnya.

Cappelaere melanjutkan:” Sudah saatnya kekerasan terhadap anak berakhir. Selama bertahun-tahun, anak-anak di Negara Palestina dan “Israel” tidak hanya menderita secara fisik tetapi juga menanggung beban emosional.” ” Anak-anak adalah anak-anak, “ia menambahkan:” Mereka harus dilindungi setiap saat. Anak-anak seharusnya tidak pernah menjadi target, dan mereka seharusnya tidak dilibatkan ke dalam bentuk kekerasan oleh pihak mana pun. ”

Penembak jitu “Israel” di timur Jalur Gaza yang terkepung menembaki warga Palestina yang ikut serta dalam Pawai Kepulangan Akbar atau “Great Return March”. Pawai – yang berlangsung sejak Maret ini –telah membunuh Hasan Shalaby yang berusia 14 tahun dan Hamza Ishtiwi yang berusia 17 tahun. (i7)

————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit 11/02/2018, jam: 10:03 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *