Uni Eropa Berikan Bantuan Rumah Sakit Yerusalem 14 Juta Euro

Uni Eropa mengumumkan kontribusi baru senilai 14 juta Euro bantuan untuk beberapa rumah sakit di timur Yerusalem. Itu diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan vital yang diberikan kepada rakyat Palestina di kota itu.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Uni Eropa, bahwa Uni Eropa memberikan 13 juta euro, dan pemerintah Italia memberikan 1 juta sisanya.

Uni Eropa telah bekerja membantu Otoritas Palestina sejak tahun 2012 dalam kontribusi secara regular untuk menutupi biaya layanan kesehatan kepada beberapa rumah sakit di timur Yerusalem. Hingga saat ini, total kontribusinya mencapai 100 juta Euro seperti dijelaskan dalam keterangan itu.

Rumah-rumah sakit ini merupakan bagian integral dari instansi perawatan kesehatan Palestina, yang menyediakan beberapa layanan khusus yang tidak tersedia di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
.
Kemarin, Perwakilan Uni Eropa Ralf Tarraf dan Konsul Jenderal Italia Fabio Sokolovic bergabung dengan tim “Red Noses” dalam acara kunjungan kepada pasien Rumah Sakit Al Mathla’ untuk merayakan musim hari raya Natal.

Beberapa orang dokter gawat darurat menyambangi pasien rumah sakit Al Mathla’ sebagai bagian dari serangkaian kunjungan yang diselenggarakan oleh Uni Eropa ke beberapa rumah sakit di Yerusalem.

Perwakilan Uni Eropa mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membantu rumah sakit di Yerusalem sambil memberikan catatan bahwa ini merupakan bagian dari beberapa lembaga Palestina yang masih sangat sedikit bekerja di Yerusalem.

Sebagian besar bantuan Uni Eropa diberikan kepada Otoritas Palestina yang disalurkan melalui mekanisme keuangan yang diluncurkan pada 2008 untuk mendukung reformasi dan rencana pembangunan Otoritas Palestina serta rencana dan agenda nasional Palestina yang menyertainya.

Di Yerusalem Timur, ada enam lembaga kesehatan: Rumah Sakit Al-Matala, Rumah Sakit Makassed, Rumah Sakit San John Eye, R.S. Bulan Sabit Merah khusus untuk persalinan dan wanita luka-luka, dan Pusat Rehabilitasi Ratu Basma (i7).

Sumber: www.aljazeera.net, 21/12/2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *