Tiga Syahid dan Dua Ditangkap di Perbatasan Gaza

Pada Ahad sore (29/03), pasukan Penjajah Zionis telah mengeksekusi mati tiga warga Palestina di dekat pagar perbatasan dengan Jalur Gaza dalam dua aksi kejahatan yang terpisah. Itu dilakukan dengan alasan korban telah melintasi pagar dan memasuki wilayah Israel.

Sumber-sumber berbahasa Ibrani menjelaskan bahwa pasukan Penjajah Zionis telah menembakkan peluru artileri kepada dua pemuda, satu darinya langsung syahid, sementara yang satu lagi mengalami luka-luka dan ditangkap. Tidak diketahui secara pasti tingkat keparahan luka yang dideritanya.

Dalam sebuah kejahatan lainnya yang terjadi tak lama setelah itu, dua pemuda Palestina menjadi syahid oleh peluru pasukan Penjajah Zionis. Pihak militer mengatakan bahwa tentaranya melepaskan tembakan setelah kedua pria itu menyeberangi kawat berduri yang memisahkan Jalur Gaza.

Menurut sumber-sumber medis pada hari Ahad (29/04), Saif Kamal al-Najjar menderita luka-luka akibat tembakan di kakinya oleh peluru tajam pasukan Penjajah Zionis di dekat kamp pengungsi Al-Awda di Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza.

Situs Penjajah Zionis “Walla” menyebutkan bahwa Pasukan Penjajah Zionis telah menangkap dua warga Palestina. Mereka menuduh kedua pemuda itu membawa pisau (sebagai tanda niat keduanya melakukan operasi). Situs itu menjelaskan bahwa Pasukan Penjajah Zionis menangkap keduanya dan membawanya untuk proses penyelidikan.

Dilaporkan pada hari Jumat lalu, empat warga Palestina telah syahid dan 883 orang lainnya mengalami luka-luka beragam. 6 orang menderita luka kritis, 2 orang luka parah akibat tembakan dan inhalasi gas air mata selama partisipasi mereka pada hari Jumat kelima Pawai Kepulangan, dekat garis perbatasan utara dan timur Jalur Gaza.

Pawai rakyat yang damai ini terus berlanjut hingga pekan kelima. Aksi yang dipayungi Pawai Kepulangan Akbar ini diikuti oleh ribuan warga, di sepanjang garis perbatasan di utara dan timur Jalur Gaza yang menuntut hak kepulangan bagi para pengungsi Palestina (i7).

—-

Sumber: www.arab48.com, terbit: 29/04/2018 – 21:47

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *