Thoifah Manshurah dari Syam

Oleh: Ust. Asfuri Bahri, Lc.
 
عن أبي هريرة، رضي الله عنه، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: “لَا تَزَالُ عِصابَةٌ مِن أُمَّتي يُقاتِلونَ علَى أبوابِ دِمَشْقَ ومَا حَوْلَهُ، وعلَى أبوابِ بيتِ المَقْدِسِ ومَا حَوْلَهُ، لَا يَضُرُّهُم خِذْلانُ مَن خذَلهم، ظَاهِرِين علَى الحَقِّ إلى أنْ تَقُومَ السَّاعَةُ”.
 
Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sekelompok dari ummatku senantiasa berperang di pintu Damaskus dan sekitarnya, dan di pintu Baitul Maqdis dan sekitarnya. Tidak mempengaruhi mereka penghinaan orang yang menghina mereka. Mereka selalu memenangkan yang haq sampai hari Kiamat.”
 
Hadits ini dikeluarkan Abu Ya’la (6417), Thabrani di Al-Awsath (47), dan Ibnu Adiy di Al-Kamil 7/84. 
 
Hadits serupa juga dikeluarkan Imam Ahmad (22320), Bukhari (3640) dan Muslim (1920 dan 1921) dari hadits Mughirah. Ada yang disebutkan tanpa nama kedua kota itu ada yang hanya disebutkan Baitul Maqdis saja.
 
Hadits ini merupakan nubuat (prediksi kenabian) dari Rasulullah saw dan nubuat beliau adalah kebenaran sebab beliau tidaklah mengatakan sesuatu karena hawa nafsunya, yang beliau sampaikan kepada ummatnya sejatinya adalah wahyu Allah swt. Nubuat di hadits ini mengabarkan tentang mulianya para pembela kebenaran. Mereka adalah sekelompok orang yang membela dan memenangkan kebenaran.
 
Mungkinkah peperangan yang dimaksud adalah peperangan akhir zaman? Mungkinkah mereka adalah thaifah manshurah yang akan dimenangkan di akhir zaman? Dan apakah para pejuang di negeri Syam dan Palestina yang saat ini tengah berjuang mempertahankan negeri mereka dan tanah suci ummat Islam adalah kelompok tersebut? dimana saat ini mereka seoah berjuang sendirian membela tanah suci ummat Islam dan masjid Al-Aqsha di tengah hujatan orang-orang yang menujat dan hinaan orang-orang yang menghina. Barat dan Timur bahkan bersepakat untuk membantu musuh mereka, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi. Baik dukungan politik maupun militer? Bahkan mereka diblokade dan diisolasi dari berinteraksi dengan dunia luar agar bangsa itu mati pelan-pelan. Namun para pejuang itu tidak bergeming, dan tetap memberikan perlawanan meski begitu kuatnya musuh dan begitu besar dukungan untuk mereka. Karena mereka yakin berada dalam Alhaq dan sebagai pendukung Alhaq. Wallahu A’lam
 
Pelajaran dari Hadits
 
1. Kemuliaan Syam dan terutama Palestina
2. Bahwa nubuat Nabi adalah kebenaran yang pasti terjadi
3. Terjadinya peperangan di akhir zaman dan negeri para nabi
4. Keutamaan mendukung dan membela kebenaran kendatipun banyak orang yang mendukung kebatilan dan menghinakan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *