Tentara Zionis Tembak Pria Palestina Saat Hancurkan Gedung di Al Quds

Tentara Zionis telah menghancurkan gedung atau bangunan tempat tinggal milik rakyat Palestina yang sedang dibangun, yang terletak di Jabal Al-Mukabber di daerah As-Sal’a, karena dituding tidak memiliki IMB, demikian seperti dilaporkan kantor berita Wafa.


Rakyat Palestina sangat jarang diberikan IMB oleh Penjajah Zionis , terutama di Al Quds timur yang dijajah.

Menurut saksi mata dari warga setempat, jip dan kendaraan tentara Penjajah Zionis, disertai tiga buldoser, menyerbu daerah itu Selasa pagi (18/08) dan menghancurkan gedung berlantai enam.

Saksi-saksi mata menjelaskan bahwa gedung itu adalah milik warga Palestina setempat, yang diidentifikasi bernama Aziz Jamil Ja’abis, yang dilarang untuk mencapai gedungnya dan diusir pergi.

Penggerebekan itu memicu konfrontasi dari rakyat Palestina dengan pasukan Penjajah Zionis yang menembaki langsung dengan peluru logam berlapis karet kepada para pemuda warga setempat yang berusaha menghalangi jalan mereka, hingga mengakibatkan seorang warga Palestina terlembak dan mengalami luka parah.

Mohammad Ja’abis, berusia dua puluhan, ditembak oleh seorang tentara Zionis dan dilarikan ke Rumah Sakit Al-Makassed di Yerusalem, untuk menjalani operasi, namun para saksi membenarkan bahwa tentara Zionis itu mengepung rumah sakit untuk menangkap Ja’abis .

Kota Al Quds timur yang dijajah berada di lokasi yang oleh Perjanjian Oslo disebut sebagai ‘Area C’, yang berada di bawah kendali penuh militer dan administrasi Penjajah Zionis. Akibatnya, negara Penjajah Zionis secara teratur mengeluarkan perintah pembongkaran kepada warga Palestina di daerah tersebut, baik mereka yang telah membangun rumah untuk mengakomodasi anggota keluarga mereka yang bertambah maupun yang telah ada selama beberapa dekade.

Kebijakan pembongkaran rumah yang dilakukan secara luas oleh Penjajah Zionis yang menargetkan seluruh keluarga Palestina adalah tindakan hukuman kolektif ilegal dan merupakan pelanggaran langsung terhadap Hukum Hak Asasi Manusia Internasional.

————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 18 Agustus 2020 pukul 3:45 sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *