Surat kepada Sekjen PBB: Koordinasi Internasional Pawai Kepulangan Serukan Perlunya Perlindungan Internasional

Koordinator Internasional untuk Pawai Kepulangan atau The Great March Return (GMR) telah mengirim surat kepada Sekjen PBB Antonio Guterres yang memintanya untuk menjalankan tugasnya dan mempraktekkan tekanan yang cukup terhadap penjajah Israel agar menghormati HAM dan mencegahnya dari maju menggunakan kekuatan yang berlebihan atau melakukan tindak kejahatan apapun atau pelanggaran atau penentangan internasional kepada para peserta Pawai Kepulangan.

Dalam sebuah surat kepada kantor Sekjen di New York yang tiba hari Senin (26/03), Koordinator GMR menekankan dasar yang substantif dan legal bagi aksi rakyat itu, yang akan dimulai pada 30 Maret dan meluas hingga pertengahan Mei atau lebih.

Koordinator GMR mengatakan: Keputusan Komisi PBB No 194 untuk sesi ketiga, yang terbit pada tanggal 11/12/1948 merupakan dasar hukum internasional bagi Pawai Kepulangan.  Ini terutama karena ia disebut secara jelas “harus diizinkan untuk pulang, sesegera mungkin, bagi para pengungsi yang ingin kembali ke rumah mereka untuk hidup dalam damai bersama tetangga mereka, dan harus membayar kompensasi atas properti mereka yang memutuskan untuk tidak pulang ke rumah mereka, dan atas properti yang hilang atau rusak … “.

Koordinator GMR juga menunjuk undang-undang internasional, terutama kerangka hukum yang mengatur hak-hak pengungsi, serta prinsip-prinsip hak asasi manusia universal, yang mewajibkan masyarakat internasional (negara dan organisasi internasional) untuk bekerja  membantu para pengungsi untuk pulang ke negara asal mereka untuk memastikan terjaminnya martabat kemanusiaan mereka.

Zahir Birawi, Ketua Koordinator Pawai Kepulangan mengatakan bahwa dia telah menyampaikan kepada Sekjen PBB atas dasar tanggung jawabnya baik secara legal dan moral, demi mengenalkan gerakan yang damai dan legal yang tercermin dalam pawai ini. Dan demi mendesaknya untuk bekerja sama untuk memastikan realisasi hak kepulangan kepada rakyat Palestina yang tidak menerima perubahan atau pembagian. Dan demi memperkenalkan akan Pawai Kepulangan sesuai dengan prinsip Undang-undang, kerja, peradilan, dan yurisprudensi internasional.

Birawi menambahkan bahwa dia menegaskan kepada Sekjen PBB keinginan kuat Koordinator Internasional Pawai Kepulangan bagi berjalan damainya pawai ini dan dihormatinya para peserta pawai berdasarkan prinsip-prinsip hukum dan HAM internasional. Koordinator berharap agar Sekjen dapat bekerjasama untuk mendukung dan mencapai tujuan mulia dari pawai ini (palinfo/i7).

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *