Seluruh Sektor Kehidupan Di Jalur Gaza Kritis

aspacpalestine.com – Gaza. Laporan ekonomi dari Kamar Dagang dan Industri di Gaza, mengungkapkan bahwa semua sektor kehidupan di Jalur Gaza kritis. Hal tersebut diakibatkan oleh blokade yang dilakukan Israel.

Direktur Humas dan media Kamar Dangan dan Industri Provinsi Gaza, Mahir Al-Thiba’i saat ditemui pada hari-hari peringatan ketiga Agresi Israel di Jalur Gaza, menunjukkan bahwa agresi yang berlangsung selama 51 hari (7/8/2014 -26/8/2014) berturut-turut menyebabkan kehidupan Gaza berada di bawah kondisi ekonomi dan bencana kemanusiaan. Dia menambahkan bahwa hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa dekade terakhir. Hal tersebut datang setelah blokade yang zhalim dan terus menerus menyesakkan yang dilakukan oleh Israel, sejak beberapa tahun lalu.

Al-Thiba’i berpendapat bahwa setelah melewati 3 tahun sesudah perang ketiga, Gaza tidak mengalami perubahan apapun. Gaza masih terblokade dan kondisi ekonomi semakin memburuk serta seluruh. Seluruh indikator ekonomi yang dikeluarkan lembaga-lembaga Internasional dan lokal, memperingatkan kehancuran yang akan terjadi di Jalur Gaza.

Tingkat pengangguran di Jalur Gaza 41,1% pada 4 bulan pertama di tahun 2017, Menurut Biro Pusat Statistik Palestina. Jumlah penggangguran saat ini mencapai 2016 orang. BPS Palestina juga melansir bahwa tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrim melewati 65%. Selain itu, jumlah penerima bantuan kemanusiaan dari UNRWA dan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional lebih dari satu juga orang, dengan persentasi melewati 60% dari populasi penduduk Jalur Gaza.

 

Sumber: gazaalan.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *