Sekolah Utsmaniyah di Al-Aqsha: Bangunan Unik Bergaya Mamluk


Yerusalem jajahan – Sekolah Utsmaniyah ini terletak di dinding barat Masjid Al-Aqsa kea rah selatan pintu ruang berwudlu, antara Pintu Al-Qattanin dan Sekolah Ashrafieh. Dia merupakan salah satu wakaf dan bangunan Sittu Isfahan Khatoon, puteri Pangeran Mohammed Utsmaniyah yang terkenal dengan sebutan Khanum pada tahun (840 H / 1436 M).

Sittu Isfahan memberikan anggaran belanja untuk sekolahnya dengan royal, dimana kala itu wakafnya mencakup daerah-daerah desa Kafr Qara, dan beberapa wakaf di negeri Romawi, yang memiliki manajemen, guru, qori Al-Quran, 9 orang siswa, dan beberapa pengikut ajaran Sufi.

 

Bagian Depan Sekolah

Dr Yousef Natsheh, Direktur Pariwisata dan Purbakala Departemen Waqf Islam mengatakan: “Tekstur arsitektur sekolah Utsmaniyah terdiri dari dua tingkat, yang atas  yang berhadapan dengan kubah Sakhrah yang mulia dengan permukaan yang indah berwarna warni yang terdiri dari simpul runcing membungkus dua jendela persegi panjang, yang dibangun dengan batu merah dan hitam yang saling terjalin satu sama lainnya.”

Menurut Natsheh, sekolah ini terhubung dengan pintu masuk yang terletak di jalan Pintu Al-Muthoharoh, yang terbuka di muka utaranya nan indah didekorasi dengan model konstruksi Mamluk. Dia mengarah ke “bangunan bertingkat” yang mengantarkan ke piringan dan ruang suci, dan aula bawah yang dengannya mihrab dikenal dengan nama Masjid Bawah, dan aula besar yang menghadap ke Masjid Al-Aqsha yang dikenal dengan Masjid Uluwi (atas).

Sekolah tersebut saat ini menjadi akomodasi bagi satu keluarga Yerusalem, karenanya sulit untuk mengunjungi fasilitas bagian interiornya yang dikenal dengan galian terowongan ‘Israel’, yang telah rusak akibat penggalian bawahnya secara besar-besaran, dan telah diadukan ke berbagai lembaga internasional seperti “UNESCO”.

Menurut catatan dinas wakaf bahwa diantara guru sekolah Ustmaniyah adalah Syeikh Islam Sirojuddin Umar bin Abi  Al-Lathaf, Mufti Diyar Maqdisiyah, dan Syekh Toha bin Alamah Syihabuddin Ahmad bin Jama’ah, Mufti Hanafiah (i7).

————–

Sumber: www.palinfo.com, terbit 01/11/2018, jam: 03:14:04 sore.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *