Sangsi bagi Perusahaan Israel di Daerah Terjajah

aspacpalestine.com – Palestina. Menteri Luar Negeri Israel menerima “daftar hitam” dari Majelis Hak Asasi Manusia PBB. Daftar tersebut memuat nama-nama perusahaan Israel di daerah-daerah terjajah. Menteri Luar Negeri menganggap bahwa daftar tersebut kemunduran diplomasi yang baru untuk Israel di kancah dunia.

Menurut laporan yang dilansir saluran 2 Israel, sangsi internasional internasional akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah-daerah terjajah (Tepi Barat dan Bukit Golan terjajah). Daftar tersebut dilansir setelah Israel dan Amerika Serikat gagal menghalangi keputusan tersebut.

Menurut Menteri Luar Negeri, perusahaan yang akan diberi sangsi adalah  Bank Hapoalim, Tefa’e, Bank Leumi, Bezeq, Bezeq Benoomi, Elbit Marochet, Coca Cola, Afrika Israel, IDP, Egid, McCorrot, Netfim dan lainnya.

Sehari sebelumnya, koran “Washington Post” Amerika melansir berita terkait niat Dewan Hak Asasi Manusia untuk mengeluarkan sangsi ini. Selama periode ini, utusan Israel yang dipimpin oleh Duta Besar Dany Danny Danone dibantu dengan duta besar Amerika di PBB Nikai Haylei berupaya menghalangi keputusan ini.

Raja Yordania, Zaid Raid Al-Hussein yang memimpin dewan ini akan mempublis daftar hitam tersebut di bulan Desember mendatang.

 

Sumber: arab48.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *