Saleh Aarouri: Hamas akan Menjadi Tembok Penghalang Kesepakatan Normalisasi Teluk dan Israel


Dalam pidatonya di Universitas Birzeit, Saleh Al Arouri, wakil kepala Gerakan Perlawanan Islam Hamas, mengatakan, bahwa Hamas akan menjadi tembok penghalang menghadapi kesepakatan normalisasi abad ini, dan akan melakukan perlawanan dengan segala cara.

Menurut Saleh Arouri, masalah paling serius pada rakyat Palestina saat ini adalah kesepakatan normalisasi antara negara-negara teluk dengan Israel “ Masalah kita sekarang adalah kesepakatan abad ini yang coba diterapkan oleh pemerintah AS dengan dukungan dari beberapa negara Arab”.

Saleh pun menambahkan,: “Untuk pertama kalinya, kesombongan Amerika dan kekejaman Arab sedang terjadi, dan kami berkata kepada Tramb, Netanyahu dan semua konspirator: bahwa hak-hak rakyat kami di Palestina tidak dapat diubah.”

Senada dengan Saleh, Deputi Ismail Haniyeh juga menegaskan, Hamas belum dan tidak akan menjadi bagian dari konspirasi normalisasi ataupun negosiasi rahasia antara negara-negara Teluk dan Israel secara langsung atau tidak langsung.”

Haniyeh mengatakan: “Kita tidak akan menerima solusi apa pun untuk mengakui entitas Zionis. Gencatan senjata di Gaza bukanlah perjanjian damai, hakekat gencatan senjata bukanlah pendudukan/penjajahan , tetapi perebutan hak-hak hidup untuk rakyat Palestina dengan kekuatan perlawanan dan senjatanya (Khoyyin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *