Rusia Peringatkan Penjajah Zionis Dari Ambil Tindakan Ekspansionis

Sekelompok aktivis dari negara Penjajah Zionis, berkumpul di depan kedutaan AS saat melakukan aksi demo memprotes rencana aneksasi terhadap Lembah Yordan, dan pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat, pada 15 Mei 2020 di kota Alquds [Mostafa Alkharouf – Anadolu Agency]

Rusia pada hari Kamis (21/05) memperingatkan Penjajah Zionis dari mengambil tindakan ekspansionis, dengan mengatakan hal itu bisa memprovokasi kekerasan dan mengacaukan situasi di Timur Tengah, demikian seperti dilansir oleh kantor berita Anadolu.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam komentar yang diterbitkan di situs resminya menyatakan bahwa Moskow telah berulang kali memperingatkan negara Penjajah Zionis agar tidak menerapkan rencana sepihak yang bertentangan dengan undang-undang internasional bagi penyelesaian masalah Timur Tengah.

Aneksasi itu akan membuat kelanjutan teritorial Tepi Barat Sungai Yordan menjadi tidak mungkin, yang merupakan syarat penting bagi kelangsungan hidup negara Palestina di masa depan berdasarkan perbatasan 1967, katanya.

“Tindakan ekspansionis semacam itu oleh negara Penjajah Zionis dapat memprovokasi siklus kekerasan yang berbahaya di wilayah Palestina, serta mengacaukan situasi di wilayah Timur Tengah secara keseluruhan,” tambahnya.

Kementerian tersebut menegaskan kembali kepatuhan kuat Rusia terhadap solusi dua negara dan meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memicu eskalasi berbahaya baru di kawasan itu dan menghambat penciptaan kondisi untuk dimulainya kembali perundingan langsung Palestina-Penjajah Zionis.

Moskow terus melanjutkan kerjanya dengan Uni Eropa, AS dan PBB yang bermaksud mengadakan pembicaraan langsung antara Palestina dan Penjajah Zionis dalam waktu dekat, kata kementerian itu.

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 21 Mei 2020 jam 7:30 malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *