Rayakan Yom Kippur: Penjajah Zionis Tutup Tepi Barat dan Jalur Gaza Dua Hari

 

Ramallah – Militer Penjajah Zionis mengumumkan hari Senin (17/09) penerapan ring pengaman di Tepi Barat yang dijajah dan Jalur Gaza yang dikepung, mulai dari tengah malam Selasa, hingga Rabu malam lusa, dengan dalil perayaan yang disebut dengan Yom Kippur atau “Hari Pengampunan”.

Berdasarkan keputusan Penjajah tersebut, Karem abu Salim yang merupakan gerbang bagi penyebrangan komersial di tenggara Jalur Gaza dan perbatasan Bayt Hanoun (Erez) di bagian utara keduanya akan ditutup sejak Selasa dini hari.

Gerbang-gerbang perbatasan tersebut akan ditutup bagi semua pemegang paspor atau izin perjalanan lainnya kecuali bagi kasus kemanusiaan darurat, izin medis dan mereka yang memiliki kewenangan untuk masuk pada saat terjadinya penutupan gerbang.

Administrasi Umum gerbang perlintasan dan perbatasan di Jalur Gaza menyebutkan bahwa Penjajah ‘Israel’ telah menginformasikan terkait penutupan kedua gerbang perlintasan itu besok dan lusa hari Rabu, dikarenakan adanya hari raya Yahudi.

Terjadi penyesuaian jam operasi gerbang perbatasan Karem dimana Selasa ini beroperasi hingga jam 8.30 pagi saja dan hari Rabu akan tutup penuh.

Dan dengan dalih “Hari Raya Tahta” yang bertepatan dengan tanggal 22 September, kembali Palestina akan terkunci untuk yang ketiga kalinya di pertengahan malam Ahad, dan terus berlangsung hingga Senin malam 1 Oktober mendatang.

Pasukan Penjajah Zionis kembali membuka gerbang-gerbang perbatasannya dengan Jalur Gaza pada hari Rabu lalu, setelah menutupnya selama tiga hari penuh dengan alasan  hari Rosh Hashanah atau “Tahun Baru Yahudi ” (i7).

—————-
Sumber: www.palinfo.com, terbit: 17/09/2018, jam: 04:37 sore.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *