Rahasia Dibalik Tuntutan Penjajah Zionis Terhadap Channel “Alquds”

Tampaknya bahwa Penjajah Zionis mengalami hidup yang penuh dengan kesempitan, yang mendorongnya berupaya untuk menutupi berbagai kejahatan yang dilakukannya terhadap para demonstran aksi damai di Gaza dengan cara membunuhi para wartawan dan membidik mereka secara langsung.  Dan mereka tidak berhenti dari melakukan penangkapan dan menuntut setiap suara-suara kemerdekaan di Tepi Barat, Yerusalem dan di Dalam (garis hijau perbatasan 1948).

Baru berlalu beberapa hari, Penjajah Zionis menutup Kantor Channel Alquds di Dalam, dan menerbitkan dekrit pelarangan bagi mereka, tapi itu belumlah cukup sampai mereka melakukan tuntutan dan penangkapan terhadap sejumlah besar wartawannya dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya Hingga saat ini telah mendekam di penjara-penjara Penjajah Zionis sebanyak 32 orang wartawan, termasuk lima wartawati, menurut Kementerian Media Palestina.

 

Rahasia Dibalik Serangan itu

PIP (Pusat Informasi Palestina) berusaha menelusuri rahasia serangan Zionis terhadap Channel Alquds dan para wartawannya untuk situasi terkini, dimana para analis menegaskan bahwa Penjajah berupaya melenyapkan kisah nyata atau fakta yang terjadi di Palestina, hingga fakta yang dilaporkan oleh suara-suara “Israel” sendiri.

Seorang spesialis di bidang Zionisme, Sholahuddin Awawda mengatakan bahwa penangkapan para wartawan Channel Alquds seharusnya tidak mendadak langsung pasca penutupannya sebelum itu. Dia menganggap ini sebagai tindakan terror. Dia jelaskan bahwa penutupan channel ini dilakukan di dalam kerangka memerangi kebenaran yang dilancarkan Otoritas Penjajah Zionis tidak sebatas kepada media massa saja tapi juga terhadap lembaga-lembaga HAM bahkan juga termasuk yang dari pihak “Israel”.

Dalam wawancara dengan PIP, Awawda yang tinggal di Turki menjelaskan bahwa apa yang terjadi ini berada di dalam kerangka yang mengarah kepada Fasisme sebagaimana digambarkan dalam buku dan para pemikir serta politikus “Israel.” Dijelaskannya bahwa undang-undang lembaga yang telah dilegalisasi oleh Penjajah adalah untuk menuntut kelompok seperti tahanan (mogok) bungkam mulut dan BT Salem, masuk di dalam kerangka ini juga.

Dia menjelaskan bahwa pendekatan fasis ini tidak mungkin untuk mendengar pendapat selain pendapatnya sendiri, yang bertentangan dengan fakta, terlebih lagi dari orang-orang Palestina. Dia menambahkan bahwa “Mereka ingin membunuh anak-anak di Gaza, dan mereka ingin agar dunia bertepuk tangan karena mereka membela diri mereka sendiri, dan mereka ingin menghancurkan Masjid Al-Aqsha tanpa ada media yang mengabarkan faktanya.”

Spesialis dalam bidang Zionisme itu menegaskan bahwa dengan menuntut dan melenyapkan Channel Alquds Penjajah Zionis tidak ingin praktek-prakteknya dibongkar. Oleh karenanya dia mempersempit ruang gerak bagi setiap suara kemerdekaan hingga termasuk surat kabar berbahasa Ibrani sendiri.

 

Pengaruh Terbongkarnya Fakta

Penulis dan analis politik Essam Shawar menekankan bahwa adalah hal alamiah bagi Penjajah Zionis untuk menuntut setiap yang memiliki pengaruh dalam membongkar kejahatannya.

PIP menjelaskan bahwa Channel Alquds merupakan TV yang paling banyak memiliki pengaruh di dalam masyarakat Palestina dan Arab dalam mengungkap kejahatan Penjajah Zionis dan menyoroti berbagai prestasi gerakan perlawanan Palestina, terutama di Jalur Gaza.

Dia menambahkan: “Pemerintah Penjajah Zionis telah mengeluarkan keputusan untuk mengurangi angka kerugian yang dideritanya di Gilav Gaza karena itu memiliki pengaruh yang mendalam di tubuh masyarakat Israel. Oleh karenanya bertepatan dengan ketetapan untuk meminimalisir angka itu Penjajah Zionis melakukan tekanan kepada Channel Alquds dan menuntut para karyawan aktivis di dalamnya, supaya mereka bisa menguasai  sumber-sumber informasi yang disajikan kepada masyarakat “Israel”.”

Shawar  menegaskan bahwa orang-orang Israel sendiri baik dari kalangan media atau selainnya, mereka memantau channel-channel Palestina yang memberitakan pergulatan Palestina-“Israel” dan mempercayai informasinya lebih daripada media Zionis dan para pimpinannya. Dia menjelaskan bahwa ini semua memiliki efek negatif terhadap mereka, dan membongkar kedustaan para pemimpin mereka. Karena penuntutan terhadap para karyawan di Channel Alquds dan dan beberapa channel satelit mengarah kepada tujuan yang sama.  (i7)

———–

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 30/072018, jam: 01:50:23.

, ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *