Presiden Palestina Bersumpah Ajukan Banding UU “Israel” di PBB

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Sabtu (18/08) bersumpah untuk mengajukan banding terhadap undang-undang negara-bangsa Yahudi di PBB.

Berbicara dalam sebuah acara televisi, Abbas mengatakan bahwa dia telah menolak mediasi AS dalam pembicaraan perdamaian Palestina-Israel dan dia menekankan bahwa tidak akan ada ada pertemuan dengan AS sampai dia mengoreksi keputusannya untuk mengakui pemukiman Yahudi dan Yerusalem sebagai ibukota “Israel”.

Dia menggarisbawahi bahwa Perjanjian Oslo tidak akan berjalan jika situasi saat ini masih terus berlanjut. Dia meminta Hamas untuk mengizinkan pemerintah Persatuan Nasional Palestina untuk menjalankan aktivitasnya di Jalur Gaza.

Undang-undang negara-bangsa Yahudi mendefinisikan “Israel” sebagai negara Yahudi dengan “Yerusalem bersatu” sebagai ibukotanya. Undang-undang Ini juga telah menjadikan bahasa Ibrani sebagai satu-satunya bahasa resmi, menghapus bahasa Arab dari bahasa resmi sementara mengakui “status istimewanya”. (i7)

——–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 19/08/2018, jam 8:34 pagi.

 

,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *