Polisi Zionis Bawa Botol Bir di Al-Aqsha Sulut Kemarahan Luas


 

Kemarahan meluap di kalangan warga Yerusalem pasca tersebarnya klip video siang hari ini (09/09), yang menayangkan seorang polisi Penjajah Zionis sedang membawa botol bir di piringan kubah Al-Sakhra yang mulia di Masjid Al-Aqsha.

Direktur Jenderal Wakaf Yerusalem dan Urusan Masjid Al-Aqsha, Sheikh Azzam Al-Khatib mengecam insiden berbahaya ini, dan menuntut dikeluarkannya perwira Zionis yang telah berani membawa botol minuman keras ke dalam Masjid Al-Aqsha dan berkeliling-keliling membawanya di dalam masjid.

Khatib menyatakan bahwa ini adalah perbuatan yang sangat berbahaya, dan perwira tersebut harus dituntut tanggungjawabnya dengan dikeluarkan untuk selamanya dari Masjid Al-Aqsha dan jangan pernah kembali masuk ke dalamnya sekalipun, “kami dari sejak sekarang dimana para penjaga Masjid mengetahui gerak-geriknya,  telah mengontak atasannya, dan kami telah ajukan pengaduan resmi.”

Katanya kepada PIP (Pusat Informasi Palestina): “Perwira ini dan semua petugas polisi penjajah mengetahui dengan baik bahwa ini adalah masjid yang suci yang merupakan salah satu tempat suci terpenting bagi Umat Islam di seluruh dunia; kiblat yang pertama; dan tanah haram yang ketiga yang mulia, dimana satu setengah milyar Umat Islam terus mengamatinya. Bagaimanakah dia dikotori dengan minuman keras oleh pemegang kekuasaan yang harusnya menjaganya dari luar pagar masjid yang memiliki karakter kekuatan yang menguasai dengan penjajahan?”

Al-Khatib mengatakan bahwa “telah disampaikan kepada Otoritas resmi Yordania perihal rincian apa yang terjadi hari ini berupa penyerbuan yang dipimpin seorang menteri Pemerintahan Penjajah yaitu Menteri Pertanian Uri Ariel, didampingi puluhan pemukim ortodoks, dimana kepolisian penjajah memberikan penjagaan terhadap mereka, dan menerapkan prosedur yang ketat terhadap masuknya jamaah sholat ke dalam Masjid Al-Aqsha yang diberkahi hingga penutupan Gerbang Al-Mughariba setelah zuhur, hingga tindakan penistaan oleh Perwira tersebut yang mendapatkan penentangan (i7).

———————

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 09/09/2018, jam 06:52:20 sore.

,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *