PLO Serukan Boikot Konferensi Ekonomi Pimpinan AS di Bahrain

Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Kamis (13/06), meminta negara-negara Arab dan semua pihak lain yang menerima undangan untuk menghadiri Konferensi Ekonomi “Perdamaian untuk Kemakmuran” pimpinan AS yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di ibukota Bahrain, Manama agar tidak menghadiri konferensi tersebut.

Setelah pertemuan konsultatif yang diadakan di Ramallah, Komite Eksekutif PLO memperbarui pernyataan penolakannya untuk berpartisipasi dalam Konferensi Manama, dengan menjelaskan alasannya bahwa konferensi tersebut bertujuan untuk menggantikan prinsip tanah air untuk perdamaian dengan uang untuk perdamaian.

“Kami tidak mendelegasikan wewenang apa pun untuk bernegosiasi atas nama rakyat Palestina. Oleh karena itu, hasil dari konferensi ini adalah cacat di mata hukum dan tidak akan membuahkan kewajiban apapun, ”katanya.

Pernyataan itu menyerukan kepada negara-negara Arab untuk mematuhi prakarsa perdamaian Arab tanpa adanya perubahan atau amandemen, serta berbagai resolusi KTT negara-negara Arab terkait  Palestina.

Otoritas Palestina mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka “sangat menyesalkan” keputusan Kairo dan Amman untuk berpartisipasi dalam konferensi mendatang dan meminta mereka dan negara-negara “yang bersaudara” lainnya untuk menarik diri dari acara tersebut. (i7)

—————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 14 Juni 2019 pukul 1:40 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *