Pertempuran Gerbang Masjid Al-Aqsha: Penyerbuan, Penangkapan, Pengepungan


Sejumlah besar pasukan polisi Penjajah Zionis menyerbu halaman Masjid Al-Aqsha pasca selesainya  shalat Jumat dimana mereka menyerang jamaah shalat dengan bom suara dan pentungan pada peringatan yang pertama atas kemenangan warga Yerusalem dalam Pertempuran Gerbang-gerbang.

Kantor berita Anatolia melaporkan bahwa para jamaah bentrok dengan pasukan polisi Israel di halaman Masjid Al-Aqsha segera setelah shalat Jumat, sementara pasukan polisi Zionis itu mengepung jamaah di Mushalla Al-Qibli yang beratap dan mengunci gerbang dengan menggunakan jeruji besi.

Para anggota polisi dan pasukan Penjajah Zionis mengambil alih atap Musholla Al-Qibli, mengepung para jamaah shalat di musholla itu selama penyerbuannya, menyerang mereka dan kemudian menutup musholla dengan jeruji besi.

Pasukan kepolisian Zionis itu juga mengunci sejumlah pintu-pintu Masjid Al-Aqsha (Al-Ashbath, Al-Ghawanimah, Al-Qathanin, Al-Silsilah, Hattah), dan menyerang para jamaah shalat saat mereka keluar dari pintu Al-Silsilah. Dan Pintu Hathah menyaksikan penangkapan para pemuda yang hendak meninggalkan Masjid Al-Aqsha yang memicu pecahnya bentrokan.

Ratusan warga Palestina berkumpul di jalan masuk Pintu Maghariba sambil  meneriakkan yel-yel “dengan darah kami, kami mengorbankan diri kita untuk Al-Aqsha,” dan mereka melemparkan petasan kea rah polisi Zionis, sebagai bentuk protes terhadap penyerbuan yang terus menerus oleh kelompok-kelompok pemukim Zionis, dimana terjadi peningkatan drastis dalam beberapa hari terakhir ini.

Menurut Kantor Informasi dan Humas dinas  Wakaf Islam bahwa pasukan Penjajah mengunci Masjid Kubah Al-Sakhrah dan menahan kaum wanita yang ada di dalamnya, sebagaimana mereka juga menyerang para penjaga Masjid Al-Aqsha sehingga menyebabkan beberapa orang dari mereka terluka. (i7)

—————–

Sumber: www.aljazeera.net, terbit: 27/07/2018.

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *