Permukiman Israel yang Baru Hambat Perdamaian

aspacpalestine.com – Brussel. Uni Eropa menyerukan pemerintah Israel untuk menghentikan rencana-rencana untuk membangun penambahan unit rumah yang baru bagi di Tepi Barat terjajah. Uni Eropa juga memperingatkan kembali bahwa permukiman Israel ini mengancam kesepakatan damai yang akan datang dengan Palestina.

Pernyataan ini disampaikan Uni Eropa pada Rabu (18/10/2017). Dalam pernyataan tersebut, Uni Eropa meminta klarifikasi dari pihak otoritas penjajah Israel dan menyatakan harapannya untuk mempertimbangkan kembali keputusan pembangunan permukiman Israel yang baru. Uni Eropa menilai bahwa kontruksi permukiman Israel yang baru akan menghambat upaya untuk mengadakan perundingan damai yang sejati”.

“Setiap aktivitas permukiman adalah ilegal dibawah hukum internasional dan merusak pemikiran solusi dua negara serta merusak prospek perdamaian sejati”, tambahnya.

Presiden Palestina telah menganggap bahwa Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu telah menantang dunia. Penentangan tersebut melalui desakannya untuk terus menetap di tanah negara Palestina”, menurut sumber tersebut.

Perlu diingat bahwa keputusan membangun bangunan-bangunan permanen di “migron”, yang telah diambil lima tahun lalu, sekarang telah disetujui secara resmi. Hal itu berarti memungkinkan kontruksi dapat dimulai dengan segera.

 

Sumber: arab48.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *