Permukiman Israel Langgar Konsensus internasional

Hana Isa, sekjen Badan solidaritas Al-Quds dan tempat suci Islam-Kristen menganggap permukiman Zionis di wilayah Palestina terjajah termasuk di dalamnya Al-Quds dengan segala bentuknya merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan internasional.

Dalam keteranganya, Isa mengatakan, semua permukiman Zionis di wilayah jajahan yang termaktub dalam undang-undang internasional bertentangan dengan semua prinsip internasional serta kesepakatan Jenewa tahun 1949. Dimana kesepakatan ini merinci tentang rangkaian resolusi yang diterapkan pada Israel sejak tahun tersebut. Dalam kesepakatan tersebut tertera larangan bagi penjajah melakukan perluasan permukiman di tanah jajahan. Sekian banyak dari resolusi internasional yang menegaskan tentang kecamanya atas pelanggaran yang dilakukan Zionis. Sejumlah resolusi bahkan dengan tegas meminta Israel membongkar sejumlah permukiman, termasuk di dalamnya permukiman di Al-Quds. Karena permukiman tersebut dinilai telah merampas hak-hak bangsa Palestina yang dijamin undang-undang.

Profesor bidang hukum ini, Hana Isa menegaskan, permukiman Israel tidal legal dan tidak konstitusional sebagaimana termaktub dalam UU internasional bidang kemanusiaan, ungkapnya. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *