Perjanjian “Israel” - Siprus Bangun Dermaga Bagi Gaza


Avigdor Lieberman, Menteri Keamanan “Israel” sedang bekerja meloloskan proposal bagi pembangunan dermaga di pantai Siprus untuk pengangkutan barang ke Jalur Gaza, sebagai imbalan tukaran kepada Gerakan Hamas agar menyerahkan tentara “Israel” yang ditahan oleh brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, menurut laporan “perusahaan berita” (Sebelumnya adalah Channel-2), Senin malam (25/06).

Sumber itu melaporkan bahwa Lieberman telah mendapatkan persetujuan awal dari presiden Siprus dalam liburan akhir pekan lalu.

Hal ini muncul  di tengah-tengah sulitnya situasi kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, dan eskalasi militer “Israel” yang menindas semua aktivitas rakyat Palestina yang menuntut dicabutnya blokade dan menuntut Kepulangan Pengungsi Palestina. Di satu sisi Penjajah “Israel” berusaha untuk mencapai formula yang meringankan situasi mendidih di Jalur Gaza melalui fasilitas hidup bagi warga Gaza, disisi lain Penjajah berupaya mempermalukan faksi-faksi perlawanan Palestina di Gaza.

Sumber itu menambahkan akan dibentuk tim kerja “Israel” khusus, yang akan berkoordinasi dengan pihak Siprus, dimana dalam tempo tiga bulan, proposal awal bagi dermaga Gaza ini akan diumumkan.

Proposal Israel tersebut termasuk dermaga laut yang mencakup mekanisme kontrol “Israel” di pelabuhan Siprus untuk memastikan “tidak dimanfaatkan oleh Hamas untuk mengimpor senjata atau bahan dapat memungkinkan mereka untuk mengembangkan senjata buatan lokal.”

Tidak ada rincian lebih lanjut tentang operasi kerja dermaga laut itu dan cara barang-barang itu diangkut ke Jalur Gaza.

Selain itu, diperkirakan ”Israel” akan “berkontribusi”  dalam “upaya” Amerika menyuntikkan dana ke Jalur Gaza yang diblokade, untuk mempercepat rehabilitasi kemanusiaan di Jalur Gaza dan untuk memperbaiki kualitas kehidupan, dengan pertimbangan-pertimbangan keamanan bagi “Israel”.

Sumber itu menegaskan bahwa “paket kejutan yang diusulkan oleh Israel” ini akan dikeluarkan dalam kesepakatan yang terbatas, yaitu dengan pembebasan tentara “Israel”.

“Begitu proses finalisasi selesai dilakukan dan semua rincian terkait dengannya telah dicapai, kami akan mengumumkan rencana ini secara langsung,” kata sumber itu mengutip seorang pejabat keamanan Israel.

Dia menambahkan bahwa “Kita akan langsung berhadapan dengan warga di Gaza dari atas kepala para pemimpin Hamas,” lanjutnya, “kami akan letakkan proposal tersebut di atas meja dan kami akan jelaskan kepada mereka bahwa hal ini adalah mungkin, tapi tentu dengan imbalannya.”

“Kami akan jelaskan kepada warga Gaza, ini adalah tawaran kami, silahkan terima atau tolak,” pungkasnya. (i7)

———————

Sumber: www.arab48.com, terbit: 25/06/2018 – 21:42.

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *