Penjajah Zionis Serbu Rumah Khatib Masjid Al-Aqsha

Ahad 19/01/2019, unit intelejen Penjajah Zionis menyerbu rumah Khatib Masjid Al-Aqsha, Syekh Ikrimah Shabri di kota Baitul Maqdis yang dijajah dan menyerahkan kepadanya surat pemanggilan interogasi.

Pemanggilan terhadap khatib Al-Aqsa ini pasca sikapnya terkait penyerangan ke Masjid Al-Aqsha yang dilakukan Penjajah Zionis, khususnya ajaka beliau untuk meningkatkan jumlah kaum Muslimin yang bisa hadir dan menunaikan shalat di Masjid Al-Aqsha, yang bertepatan dengan kampanye “Subuh yang agung”, yang diikuti oleh ribuan jamaah pada hari Jumat kemarin.

Besarnya jumlah jamaah yang turut serta melaksanakan sholat subuh pada hari Jumat kemarion di Masjid Al-Aqsha membuat marah pihak kepolisian penjajah, yang mendorong mereka menyerbu Masjid dan menyerang jamaah yang sedang sholat.

Pasca serangan tersebut, Syekh Ikrimah Shabri mengecam aksi penyerangan tersebut, dan menegaskan bahwa Penjajah Zionis tamak terhadap Masjid Al-Aqsa, dan dia mengajak jamaah dan dan para murabith untuk memperbanyak masa kehadiran mereka di masjid.

Syekh menegaskan bahwa Penjajah Zionis tidak suka umat Islam berulang kali mendatangi Masjid Al-Aqsha. Dalam istilah Syekh, hal itu ‘membuat mereka marah’. Dia menjelaskan bahwa dengan keberadaan jamaah yang melaksanakan shalat itu merupakan pernyataan tegas kepada penjajah bahwa tidak ada celah sedikitpun untuk menguasai Masjid Al-Aqsha.


Syekh beranggapan bahwa dengan tidak mundurnya umat Islam dari Masjid Al-Aqsa akan mengarah pada penguapan ambisi penjajah Zionis, yang mencari-cari kejadian untuk bisa dijadikan sebagai dalih ‘gangguan keamanan’ (i7).

————

Sumber: Ahad 19 Januari 2020,  pukul 12:02 siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *