Penjajah Zionis Intesifikasi Pengasingan Warga Palestina Dari Masjid Al-Aqsa

Alquds Jajahan – Pasukan penjajah Zionis telah mengintensifikasi kebijakan mereka untuk mengasingkan warga Palestina dari Masjid Al-Aqsa.

Pada hari Senin(08/06), polisi Penjajah Ziionis menerbitkan beberapa surat keputusan pengasingan beberapa orang warga Palestina dari Masjid Al-Aqsa yang diberkahi untuk periode waktu yang berbeda-beda.

Beberapa media massa lokal melaporkan bahwa Intelijen penjajah telah menyerahkan pemuda bernama Bahjat Al-Razim dari Kota Tua Alquds dengan ketetapan pengasingan selama 3 bulan dari Masjid Al-Aqsa.

Pemuda lainnya, Abdullah Najib juga telah menerima surat keputusan bagi pengasingan dirinya dari Masjid Al-Aqsa selama 5 bulan setelah rumahnya yang terletak di Jalan Al-Wadi di Kota Tua digeledah.

Pada hari Senin (08/06), Intelejen Penjajah telah mengasingkan seorang gadis Palestina bernama Madeleine Issa dari Kafr Qasim, berasal dari Ad-Dakhil (Zona Dalam) Palestina yang dijajah, dari Masjid Al-Aqsa untuk periode 6 bulan. Sebelumnya gadis Palestina ini pernah ditangkap beberapa bulan yang lalu dari dalam Masjid Al-Aqsa, dan pernah diasingkan darinya untuk beberapa periode yang berbeda.

Terkait hal ini, pasukan Penjajah Zionis telah memanggil seorang pemuda Alquds, Louay Jaber ke kantor Pusat Interiogasi “Al-Qishleh” setelah dia ditangkap dan digeledah mobilnya di pos pemeriksaan Al-Zaeem sore menjelang malam kemarin.

Pada malam hari, pasukan Penjajah Zionis menangkap seorang murabithah dan guru kota Alquds, Hanadi Al-Halawani, di sekitar Bab Al-Asbat kota Alquds, dan seorang pemuda Omar Muhaisen dari depan pintu Al-Asbat di kota Alquds.

Pasukan Penjajah Zionis telah mengintensifikasi keputusan untuk mengasingkan warga dari Masjid Al-Aqsa yang diberkahi, di mana kemarin saja tercatat 8 orang warga kota Alquds yang diasingkan dimana angka ini sebelumnya berlaku untuk periode 5-6 bulan

Pada bulan Mei lalu, otoritas Penjajah Zionis melakukan intensifikasi pelanggaran kebebasan beribadah dan menerbitkan 24 surat keputusan untuk mengasingkan warga kota Alquds dimana dua puluh kasus diantaranya pengasingan dari Masjid Al-Aqsa.

———-

Sumber: www.palinfo.com, terbit: Senin 8 Juni 2020 jam 8.35 malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *