Penjajah Zionis Ekploitasi Kesepakatan Normalisasi Untuk Tingkatkan Pelanggaran Terhadap Al-Aqsa

Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas, Selasa  (15/09) mengatakan bahwa negara Penjajah Zionis mengeksploitasi normalisasi dengan negara-negara Arab untuk meningkatkan pelanggaran terhadap Masjid Al-Aqsa dan menghancurkan lebih banyak rumah rakyat Palestina di kota Al Quds.

“Penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh puluhan pemukim negara Penjajah Zionis pada pagi hari (16/09)  dan rencana beberapa kelompok ekstremis Yahudi untuk melakukan penggerebekan massal ke kompleks Al Aqsa pada hari Kamis ini adalah hasil dari kesepakatan normalisasi dengan negara Penjajah Zionis,” kata Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Hamas, Abdul-Latif Al-Qanoa mengatakan otoritas Penjajah Zionis “tidak menghormati perdamaian ataupun diplomasi”.

Al-Qanoa meminta warga Palestina di kota Al Quds untuk membela Masjid Al-Aqsa dari tindakan dan kebijakan negara Penjajah Zionis yang sewenang-wenang.

Pada Selasa (15/09), sejumlah pemukim Yahudi negara Penjajah Zionis menyerbu Masjid Al-Aqsa, dengan organisasi yang disebut bernama kelompok Temple Mount yang menyerukan penyerbuan lebih lanjut pada hari Kamis ini.

——————–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 16 September, 2020 jam at 9:53 pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *