Penjajah Zionis Akan Izinkan Yahudi Menunaikan Peribadatan di dalam Masjid Al-Aqsha Segera


Pasukan Penjajah Zionis menyerang jamaah Masjid Al-Aqsha di kota Baitul Maqdis pada 11 Agustus 2019 [Faiz Abu Rmeleh – Anadolu Agency]

Gilad Erdan, Menteri Keamanan Masyarakat Penjajah Zionis menyatakan pada hari Jumat (11/10) bahwa negara Penjajah Zionis dapat mengizinkan orang-orang Yahudi untuk secara bebas melakukan ritual peribadatan mereka di dalam Masjid Al-Aqsa segera, demikian seperti dilansir oleh Arab48.com.

Ditanya mengenai topik ini oleh Makor Rishon, Erdan membenarkan, “Saya yakin ini akan segera terjadi, dengan kehendak Tuhan.”

Dia menambahkan “situasi di kota Baitul Maqdis sedang mengarah untuk memperoleh kembali kedaulatan dan kendali atas situs itu. Kami akan mencapai tujuan kami [membuka gerbang Al-Aqsa bagi pengahut Yahudi] di saat semakin banyak orang Yahudi menyatakan keinginan mereka untuk mengunjungi Temple Mount (Masjid Al-Aqsa). Akan ada tekanan yang meningkat, mengikuti permintaan yang terus meningkat. Saya harap ini segera terjadi. “

“Ketika kami mencapai tahapan ini, kami akan bekerja dan mendorong bagi perubahan status quo sejarah di kota Baitul Maqdis di bawah semangat menghormati kepentingan negara Penjajah Zionis secara internasional.”

Tentang waktu kapan ini akan terjadi, ia menyatakan, “Saya tidak dapat memprediksi kapan karena ini tidak hanya terkait dengan kekuatan saya, tetapi saya berharap ini akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang, tidak lebih dari satu dekade.”

Dia juga menyatakan “kami harus mempertimbangkan situasi regional di Timur Tengah, yang rumit dan kompleks. Saya menghormati perjanjian damai dengan Yordania dan menganggapnya sebagai pencapaian yang sangat penting, tetapi tidak mungkin untuk menerima kesalahan sejarah. Hal-hal prinsip bisa berubah seiring waktu. ”

Erdan menekankan bahwa tidak ada hukum yang bisa mencegah hal ini untuk bisa terjadi, terutama dengan dukungan dari Mahkamah Agung negara Penjajah Zionis. (i7)

————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 12 Oktober 2019, jam: 10: 59 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *