Penjajah Serahkan Jasad Dua Syuhada Palestina

Ramallah, 16-02-2018. Otoritas Penjajah Israel menyerahkan dua jasad syuhada Palestina dari pinggiran kota Yerusalem dan daerah Hebron pada Senin malam setelah ditahan untuk periode yang berbeda-beda.

Di pos pemeriksaan Alj-Jeep di barat laut Yerusalem, keluarga al-Jamal dari kota terdekat Beit Surik menerima mayat Nimr al-Jamal, 37, setelah sekitar lima bulan ditahan di dalam peti es oleh Penjajah Israel..
 
Jasad Jamal diangkut dengan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina ke markas medis Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat. Wajah dan kepalanya ditutupi dengan kefiya Palestina, yang basah oleh darahnya. Dia disambut oleh puluhan kerabat dan penduduk kotanya.
 
Jamal syahid setelah seorang penjaga Israel melepaskan tembakan ke arahnya setelah dia melakukan serangan bersenjata di pintu masuk pemukiman “Har Adar” terletak di daratan barat laut Yerusalem hingga menewaskan tiga tentara Israel pada 26 September lalu.
 
Kru Bulan Sabit Merah juga telah menerima jasad Hamza Zamara, 17, dari kota Halhoul utara Hebron setelah ditahan selama sembilan hari.
Tentara Israel mengeksekusi Zamara pada 7 Februari atas tuduhan menusuk seorang pemukim Israel di pintu masuk pemukiman “Karmei Tzur”, sebelah utara Hebron.
 
Jasad syahid Zamara dibawa ke rumah sakit pemerintah di Hebron untuk persiapan pemakamannya pada hari Sabtu.
 
Penjajah masih terus menahan jenazah 16 orang syuhada Palestina sejak Heba al-Aqsa, kebanyakan dari mereka adalah para pelaku operasi melawan penjajahan. Jasad yang paling lama ditahan adalah Abdul Hamid Abu Sorour, yang syahid dalam operasi pengeboman bus di Yerusalem pada bulan April 2016.
 
Di antara 16 syuhada yang ditahan ada Misbah Abu Subeih dan Fadi Qanbar dari kota Yerusalem, bersama dengan lima orang syuhada yang tubuhnya diambil oleh penjajah setelah Israel mentarget terowongan gerakan perlawan Palestina di Jalur Gaza selatan pada akhir Oktober lalu (Aljazeera/i7)
———–
Keterangan Foto: 
Mayat syahid Hamza Zamara dari Kota Halhoul (aktivis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *