Penjajah Nodai Ladang Pencarian Warga Gaza dengan Darah

Mohammed Abu Jameh, 59 tahun, seorang petani Palestina, menemui ajal akibat luka tembak yang dideritanya oleh peluru penjajah siang hari ini (03/03) di sebelah timur Khan Younis di Jalur Gaza Selatan.

Tentara Israel telah menembakkan timah panas ke arah petani Palestina yang sedang bekerja di ladangnya yang terletak di dekat garis perbatasan.

Sehari sebelumnya, seorang nelayan Palestina menemui ajal dengan cara ditembak oleh pasukan penjajah Israel ketika berada di atas kapalnya di lepas pantai Gaza. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, kapal itu juga membawa dua orang nelayan Palestina lain yang telah ditangkap. Pihak militer Israel mengklaim bahwa kapal tersebut telah melanggar area penangkapan ikan terbatas di lepas pantai Jalur Gaza Utara.

Pasukan pendudukan Israel sering menembakkan senapan mereka ke warga Palestina, dengan dalih bahwa mereka menimbulkan bahaya terhadap Israel atau karena telah melintasi wilayah perbatasan atau daerah terlarang.

Selama lebih dari satu dekade, Jalur Gaza berada di bawah blokade udara, laut dan darat yang diberlakukan oleh Israel terhadap sekitar 2 juta penduduk Palestina di jalur yang padat pendudu itu. (Aljazeera/i7).

————————-

Keterangan foto-1:

Perlengkapan Penjajah sedang melakukan pengintaian terhadap warga Palestina dari Khan Younis (Al Jazeera)

 

Keterangan foto-2:

Kapal nelayan Palestina terpaksa berlayar tidak lebih dari enam mil atau jadi sasaran peluru (Dok Reuters).

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *