Penjajah Israel Kepung Al-Aqsha Dan Larang Jamaah Di Bawah 50 Tahun

aspacpalestine.com – Al-Quds. Pasukan penjajah Israel mulai menutup jalan-jalan dan mendirikan penghalang-penghalang di sekitar Al-Quds dan Masjid Al-Quds, sebelum sholat Jumat. Otoritas Israel mengumumkan tidak akan membolehkan laki-laki yang berumur dibawah 50 tahun masuk untuk sholat Jumat di masjid Al-Aqsha.

Reporter aljazeera.net,Syirin Abu ‘Aqilah mengatakan bahwa jalang-jalan hampir kosong di sekitar kota tua Al-Quds dan tidak ditemukan apapun di sana kecuali kendaraan polisi penjajah Israel. Sementara itu kendaraan-kendaraan Palestina tidak diizinkan mendekat dan pos-pos barikade yang terpasang di masjid Al-Aqsha, mencegah orang-orang Palestina untuk masuk ke Masjid Al-Aqsha. Disamping itu, polisi Israel memeriksa penduduk daerah Al-Quds, sebelumn diizinkan melintas.

Sementara itu, sejumlah besar satuan-satuan pasukan penjajah Israel disebar di gerbang-gerbang daerah kota tua. Polisi Israel dalam pernyataannya mengumumkan tidak akan mengizinkan laki-laki yang dibawah umur 50 tahun untuk masuk ke Masjid Al-Aqsha, dan juga akan memeriksa bis-bis yang membawa orang-orang Palestina yang datang dari zona hijau, di pos pembatas yang dipasang oleh Israel, di sekitar Al-Quds.

Menurut pernyataan polisi Israel bahwa situasi keamanan sedang dievalusi dan terjadi indikasi kerusahan serta demonstrasi pada hari ini, Jumat (28/7/2017).

Korensponden aljazeera.net melansir bahwa komplek masjid Al-Aqsha terlihat bentrok antara para murabbitun Palestina dan pasukan penjajah Israel hingga waktu akhir malam. Dalam bentrokan tersebut, pasukan penjajah Israel mengeluarkan 120 Murabbitun yang masuk setelah sholat Ashar dan berniat i’tikaf di masjid Al-Aqsha.

Wartawan aljazeera.net juga mengatakan bahwa pasukan penjajah Israel menyerbu masjid Al-Aqsha dari gerbang Al-Mahgaribah, setelah sholat Isya, Kamis Malam (27/7/2017). Dilaporkan bahwa Israel menangkap 120 orang yang sedang beri’tikaf di dalam masjid serta menghilangkan penjaga gerbang-gerbang masjid Al-Aqsha. Sementera itu, Kelompok Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan bahwa mereka menangani hampir ratusan orang luka, dalam bentrokan Kamis kemarin (27/7/2027)

 

Sumber: aljazeera.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *