Penjajah Israel Akan Bangun Museum Multifungsi Dekat Al Aqsha

Zionis Israel berencana membangun museum di dekat kawasan masjid Al-Aqsha. Menurut seorang ahli Palestina di urusan Yerusalem, Jamal Amro, pembangunan tersebut bertujuan untuk menghancurkan lingkungan Muslim di sana.

Sejak hari Rabu (14/2), Israel telah memulai proyek pembangunan museum multifungsi, di dekat tembok barat (Al-Buraq), Masjid Al-Aqsha. Pembangunan tersebut bersifat ilegal di mata hukum internasional, seperti pemukiman Yahudi yang terletak di Tepi Barat.

Rencananya, Museum Beit Haliba tersebut akan dilengkapi dengan ruangan pemutaran bioskop, perpustakaan untuk wisatawan, pusat informasi pariwisata, dan kantor polisi.

Pembangunan tersebut memang direncanakan oleh Zionis untuk mengubah identitas dari Kota Suci, ungkap Jamal. “Israel berniat untuk menciptakan rute yang berbeda untuk wisatawan, dan dapat dipastikan bahwa para turis asing itu nantinya tidak akan melihat situs Islami di Yerusalem.

Turis hanya akan diperlihatkan sekitar Sinagog Yahudi dan terowongan-terowongan,” tambahnya. Amro juga mengingatkan, bahwa banyak proyek pembangunan serupa yang dapat dimulai di sekitar Al-Aqsha oleh penjajah tersebut.

Israel bahkan sudah mengumumkan 50 rencana pembangunan, sejak Donald Trump mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada bulan Desember kemarin. Bulan Juni lalu, Israel menyetujui anggaran belanja untuk membangun dan mengembangkan Plaza Al-Buraq.

Skema khusus itu termasuk penggalian arkeologi, pengembangan fasilitas transportasi dan kegiatan kebudayaan untuk siswa Yahudi dan para tentara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *