Penjaga Masjid Al-Aqsha Terluka saat Bentrok dengan Polisi Israel

aspacpalestine.com – Al-Quds. Salah satu penjaga masjid Al-Aqsha terluka, setelah bentrokan dengan polisi Israel yang bekerja di “Gerbang Al-Hadid” (salah satu gerbang-gerbang masjid Al-Aqsha).

Pusat informasi Al-Quds, Quds Press melansir bahwa seorang perempuan lansia Palestina berupaya masuk masjid Al-Aqsha dari “Gerbang al-Hadid”, Sabtu (21/10/2017). Namun, polisi penjajah Israel memaksa melakukan penggeledahan terhadap perempuan lansia Palestina itu. Akan tetapi, perempuan lansia Palestina ini menolak tindakan polisi Israel tersebut.

Media ini menambahkan bahwa Kepolisian Israel mendorong perempuan lansia Palestina ini, setelah perempuan ini bersikeras masuk ke masjid Al-Aqsha dan meminta intervensi para penjaga masjid Al-Aqsha untuk masuk ke masjid Al-Aqsha.

Media Al-Quds ini mengkonfirmasi bahwa penjaga Taisir Syahabi mencoba meleraikan perselisihan antara kedua belah pihak. Namun, polisi Israel pergi bersama penjaga Syahabi. Perjalanan tersebut menyebabkan Syahabi luka-luka dan pingsan serta memanggil ambulan untuk mendapatkan pengobatan di pusat-pusat kesehatan terdekat.

Kepolisian penjajah Israel ditempatkan setiap harinya di gerbang-gerbang masjid Al-Aqsha. Kepolisian penjajah Israel itu melakukan provokasi-provokasi terhadap para jamaah, ketika mereka masuk ke masjid Al-Aqsha. Disamping itu, tindakan provokasi lainnya adalah mengadakan pemeriksaan serta mengumpulkan kartu identitas dan tas mereka.

Kepolisian penjajah Israel juga membatasi pekerjaan penjaga masjid Al-Aqsha, dengan cara menjauhi mereka saat para pemukim menyerbu masjid Al-Aqsha. Tidak hanya itu, polisi Israel juga mengadili para penjaga masjid sebagai “orang yang bermasalah dengan hukum” dengan cara memenjarakannya dan mendeportasinya.

 

Sumber: qudspress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *