PBB Tunjuk Warga AS Selidiki Kejahatan Penjajah Zionis di Gaza

PBB mengumumkan pada hari Rabu (25/07) penunjukan David Crane, mantan pejabat hukum AS, untuk memimpin penyelidikan PBB terhadap pelanggaran dan “kekerasan” yang dilakukan oleh Penjajah Zionis terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB telah melakukan penarikan suara pada bulan Mei untuk melakukan investigasi atas pembunuhan yang dilakukan oleh pasukan Penjajah sejak dimulainya aksi Pawai Kepulangan Akbar Maret 30 Maret lalu.

Sejak awal pawai, 156 orang Palestina telah syahid terkena tembakan peluru dan ledakan oleh Penjajah Zionis. 131 orang dari mereka syahid akibat penindasan yang dilakukan Penjajah Zionis terhadap para peserta aksi.
Israel menolak bekerja sama dengan lembaga investigasi internasional terhadap pelanggaran hak asasi manusia atau mengizinkan akses interogatornya untuk mencapai ke Gaza.

Crane, yang memimpin komite investigasi beranggotakan tiga orang, adalah seorang profesor hukum di Syracuse University, PBB mengatakan dia memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di pemerintah federal AS, termasuk menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan..

“Crane menjabat sebagai kepala jaksa Pengadilan Khusus untuk Sierra Leone dari April 2002 hingga 15 Juli 2005, dan selama masa tugasnya itu dia telah mendakwa Presiden Liberia Charles Taylor dan yang lain-lain,” kata pernyataan PBB.

—————————–
Sumber: www.palinfo.com, terbit:25/07/2018, pukul: 07:18:53 malam.

, , ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *