Pawai Kepulangan Terbesar: Delapan Pertimbangan Strategis

Pedahuluan

Pawai Kepulangan terbesar telah membawa lebih dari satu pesan dan makna strategis yang mencerminkan secara positif terhadap jalannya perjuangan isu Palestina, yang saat ini mengalami fase tersulit di bawah pemerintahan Amerika yang bekerja di dalam agenda yang jelas-jelas mendedikasikan realitas baru dengan mengorbankan rakyat Palestina yang menderita lebih dari 70 tahun dalam bentuk pengusiran, kesengsaraan dan kepiluan.

Delapan pertimbangan strategi telah mengembalikan isu Palestina ke garis depan dan bangsa Palestina mulai menerima pengambilan inisiatif dari baru lagi dalam tantangan yang jelas bagi siapa saja yang mencoba untuk mengutak-atik masalah ini untuk kepentingan sendiri yang mendahulukan khidmah gratis bagi entitas Zionis

 

Delapan Pertimbangan itu adalah:

  1. Pawai Kepulangan terbesar ini telah mengembalikan isu besar pengungsi Palestina dan hak mereka yang sah untuk pulang kembali ke desa-desa dan kota-kota yang terpisah dari mereka dikarenakan Penjajahan Zionis.
  2. Sesungguhnya Pawai Kepulangan terbesar ini telah membawa beberapa pesan penting kepada masyarakat internasional bahwa rakyat Palestina masih berpegang teguh dengan tanah air mereka dan suci tempat-tempat sucinya.  Mereka tidak akan menyerah atau meninggalkan atau menerima jalan keluar yang tidak mengembalikan hak sah rakyat Palestina kepada setiap warga Palestina.
  3. Pawai Kepulangan terbesar ini adalah pukulan terbesar bagi proyek AS terhadap isu Palestina yaitu “Shafqat Al-Qarn (Kesepakatan Abadini)” yang bertujuan untuk melenyapkan isu Palestina dan mengakhiri file pengungsi Palestina melalui pintu dilenyapkannya kerja badan PBB yaitu UNRWA yang bekerja membantu pengungsi Palestina.
  4. Pawai Kepulangan terbesar ini mengembalikan pertimbangan isu Palestina ke tingkat internasional, regional dan lokal, terutama menyoroti penderitaan yang dialami oleh warga Jalur Gaza sebagai akibat dari pengepungan yang mencekik mereka yang dilakukan penjajah Zionis dan isu pengungsi Palestina, yang diperkirakan berjumlah hampir 5 juta orang warga Palestina di seluruh dunia.
  5. Pawai Kepulangan terbesar yang bersifat damai disambut oleh Zionis dengan aksi kriminal yang menjadikan Dewan Keamanan PBB dan Uni Eropa menyerukan penyelidikan dan memaksa dibicarakannya secara positif isu Palestina, terutama masalah hak untuk pulang kembali.
  6. Pawai Kepulangan terbesar ini telah memperkuat gagasan aksi bersama rakyat Palestina yang jauh dari argumentasi kekuasaan dan pemerintahan, dan kembali ke akar permasalahan yaitu (meraih) kemerdekaan dari penjajah.
  7. Pawai Kepulangan telah menjadikan entitas Zionis terjepit kiri dan kanan di hadapan sebuah senjata baru yang diciptakan oleh rakyat Palestina di Jalur Gaza dalam konfrontasi lapangan dengan musuh yang sombong ini yang berpikir bahwa penduduk di Gaza telah tunduk pada keputusasaan dan frustrasi.
  8. Koran berbahasa Ibrani  di Israel memuat sebuah halaman besar khusus meliput Pawai Kepulangan terbesar dalam indikasinya yang amat jelas akan ketakutan entitas Zionis terhadap pawai ini sebagaimana yang dinyatakan oleh Koran “Maariv”, bahwa krisis di Gaza yang diekspresikan oleh pawai kemaren memaksa Israel memberi perhatian, karena dialah yang akan membayar harga penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza (Palinfo/i7).

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *