Paus Katakan, Tembok, Penjajahan, fundamentalisme Halangi Perdamaian Timur Tengah

 

Paus Francis berjalan di depan Kubah Sakhrah saat dia berkunjung ke Masjid Aqsha di Kota Tua Yerusalem pada 25 Mei, 2014 [Oleh Haim Zach-Israeli GPO /Pool – ApaImages]
Paus Francis mengatakan pada hari Sabtu (07/07) bahwa membangun tembok, menjajah territorial dan fanatisme agama tidak akan pernah membawa perdamaian ke Timur Tengah.

Berbicara di akhir pertemuan puncak para pemimpin agama Kristen, Francis juga mengulangi pandangannya bahwa “status quo” dari kota Yerusalem yang diperebutkan harus dihormati, dan mendukung solusi dua-negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina, seperti dilansir oleh Reuters.

“Gencatan senjata yang dijaga oleh tembok dan memamerkan kekuatan tidak akan mengarah pada perdamaian, tetapi hanya keinginan konkret untuk mendengarkan dan terlibat dalam dialog yang akan (mengarahkan pada perdamaian),” katanya, menambahkan:

Mari akhiri keuntungan sekelompok kecil orang atas penderitaan banyak orang. Tidak ada lagi territorial yang dijajah hingga harus menjadikan orang terpecah belah.

Francis mengatakan banyak konflik telah dipicu oleh “bentuk-bentuk fundamentalisme dan fanatisme yang, dengan kedok agama, telah mencemarkan nama Tuhan – yang merupakan perdamaian – dan menganiaya tetangga-tetangga berusia tua “.

Dia mengatakan setiap komunitas di Timur Tengah harus dilindungi, “tidak hanya mayoritas,” dan dia menyiinggung tentang pengadaan senjata, katanya “Anda tidak dapat berbicara tentang perdamaian saat Anda diam-diam berpacu untuk mengumpulkan senjata baru”. (i7)

——————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 07/07/2018,  pukul: 01:46 siang.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *