Palestina Sambut Baik Laporan ICC Tentang Yurisdiksi Atas Teritorial Palestina



Pada hari Jumat (01/05) Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyambut baik berita bahwa Ketua Jaksa Penuntut Umum Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Fatou Bensouda menegaskan kembali sikapnya bahwa Palestina adalah sebuah negara dengan maksud mentransfer yurisdiksi kriminal atas teritorialnya ke Den Haag, demikian seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Wafa.

Bensouda menegaskan sikapnya bahwa ICC memiliki yurisdiksi atas teritorial Palestina, termasuk kota Alquds (Yerusalem) bagian Timur.

“Jaksa Penuntut telah mempertimbangkan dengan seksama pengamatan para peserta dan tetap berpandangan bahwa pengadilan memiliki yurisdiksi atas territorial Palestina yang dijajah,” tulis Bensouda dalam dokumen setebal 60 halaman.

Times of Israel menyatakan bahwa pandangan Bensouda dapat membuka jalan bagi investigasi terhadap dugaan kejahatan perang yang dilakukan di Tepi Barat, Jalur Gaza dan kota Alquds (Yerusalem) Timur.

Di saat Menlu Palestina Riyad Al-Maliki menyambut sikap Bensouda, Menteri Energi negara Penjajah Zionis Yuval Steinitz, yang memimpin kabinet menangani kasus ICC tersebut, menuduhnya mengambil sikap berdasarkan informasi propaganda palsu yang berasal dari kebenciannya terhadap Penjajah Zionis.

“Saya terpaksa menyimpulkan bahwa sikap terakhir Jaksa Penuntut terus mendukung pendirian anti-Penjajah Zionis, yang dipengaruhi oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI)  dan gerakan global BDS [Boikot, Divestasi dan Sanksi],” Steinitz dilaporkan mengatakan itu kepada Times of Israel.

“Kami percaya bahwa fakta-fakta dari permasalahan ini akan menang dan bahwa penyelidikan yang telah lama ditunggu-tunggu tentang kejahatan perang yang dilakukan di teritorial Negara Palestina akan segera diluncurkan,” kata PLO.

—————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 2 Mei 2020 pukul 12.55 siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *