Otoritas Palestina Hukum Gaza Karena Peningkatan Hubungan Dagangnya Dengan Mesir

Yerusalem Jajahan – “Wala”, situs berita berbahasa Ibrani, melaporkan bahwa aktivitas di “Karem Abu Salem” gerbang perbatasan yang dikhususkan bagi perlintasan keluar masuknya barang ke Jalur Gaza, terganggu pada hari Senin (18/02) dikarenakan tidak adanya petugas dari pihak Otoritas Palestina yang berada di lokasi.

“Otoritas di Ramallah telah memutuskan untuk tidak mengirimkan petugasnya yang bekerja di gerbang perbatasan tersebut karena terjadinya peningkatan jumlah perlintasan barang dari Mesir menuju Jalur Gaza.” Demikian dilansir oleh situs berbahasa Ibrani tersebut dengan mengutip sumber-sumber dari Komando Selatan pasukan penjajah.

Sumber-sumber itu menjelaskan bahwa Otoritas Palestina mengecam keras hubungan yang terus berkembang antara Hamas dan Mesir. Dijelaskan bahwa volume truk yang melintas dari sisi “Israel” ke Gaza telah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Dan barang-barang yang masuk melalui gerbang perbatasan itu terbatas hanya dalam bentuk bahan bakar dan gas yang disumbangkan oleh Qatar .

Situs berbahasa Ibrani yang memiliki kedekatan dengan institusi keamanan “Israel” itu menunjukkan berkelanjutannya masuk truk-truk kargo dari Mesir ke Jalur Gaza, melalui penyebrangan darat “Rafah”, meski Otoritas Palestina telah menarik para petugasnya dari sana.

Situs tersebut menjelaskan bahwa berdasarkan perjanjian regional, Mesir tidak dapat mengoperasikan gerbang perbatasan Rafah melalui kerja sama dengan Hamas, namun hal itu terjadi, di tengah sikap diam pihak Tel Aviv dan kritik yang keras dari Otoritas Palestina.

Dijelaskannya bahwa Mesir mendapatkan banyak pemasukan dari ekspornya ke Jalur Gaza,  sementara di saat volume impor Mesir ke Gaza terus  bertambah, volume barang yang berasal dari Negara Zionis ke Jalur Gaza menurun drastis.

Situs itu melaporkan bahwa dialog masih terus berlangsung antara Tel Aviv dan Ramallah, agar para petugas Otoritas Palestina kembali aktif bekerja di gerbang perbatasan.

Persimpangan “Karem Abu Salem” adalah satu-satunya gerbang perbatasan komersial yang melaluinya melintas barang, bahan makanan dan perlengkapan, bahan bangunan, bahan bakar, kebutuhan medis dan obat-obatan bagi keluarga yang hidup di Jalur Gaza yang terkepung. (i7)

——————————

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 18/02/2019, jam 12: 30: 53 siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *