Organisasi Palestina Ajukan Bukti ke Jaksa ICC

aspacpalestine.com – Den Haag. 4 organisasi Hak Asasi Manusia Palestina mengajukan 4 pemberitahuan dasar ke jaksa mahkamah kriminal internasional (ICC), Kamis (21/9/2017). Pemberitahuan tersebut berisi dugaan pejabat sipil tingkat tinggi Israel dan pejabat militer lsrael yang telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan hak kemanusiaan di Tepi Barat terjajaj, termasuk Al-Quds Timur.

Direktur Al-Haq, Shawan Jabarin bersama dengan pengacara hak asasi manusia, Nada Kiswanson mengajukan pemberitahuan tersebut. Shawan mengatakan bahwa pemberitahuan yang berisi 700 halaman ini memberikan sebuah dasar yang menarik dan masuk akan untuk Jaksa dalam membuka pemeriksaan terhadap dugaan kejahatan yang dilakukan ke penduduk Palestina di Tepi Barat terjajah, termasuk Al-Quds Timur. Selama 50 tahun terakhir, Israel telah menjajah Palestina. Penjajah Israel merampas dasar hak asasi manusia orang-orang Palestina dan memberlakukan orang-orang Palestina dalam kejahatan yang keji. Pemberitahuan tersebut menawarkan harapan bahwa siapapun yang melakkukan kejahatan terhadap orang-orang Palestina akan diperhitungkan. Kami percaya bahwa tidak ada kedamaian yang abadi dan sejati tanpa perdamaian.

Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) mempunyai hukum untuk memeriksa kejahatan perang, kejahatan kemanusiaan, dan genosida yang dilakukan di wilayah negara Palestina sejak 13 Juni 2014. Jaksa saat ini melakukan sebuah pemeriksaan awal terhadap situasi Palestina. 4 organisasi tersebut mendesak jaksa ICC untuk segera membuka sebuah penyelidikan penuh mengenai situasi di wilayah Palestina terjajah. Organisasi-organisasi HAM tersebut percaya bahwa sebuah penyelidikan merupakan langkah penting dalam mengakhiri impunitas yang lama terjadi sehubungan dengan kejahatan Israel.

 

Sumber: english.pnn.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *