OKI Kecam Israel Terkait Pintu Elektronik Al-Aqsha

aspacpalestine.com – Kairo. Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengutuk tindakan Israel, terkait pemasangan kamera dan pintu elektronik di pos pemeriksaan Masjid Al-Aqsha, Al-Quds.

Dalam pernyataannya pada hari Ahad, OKI menyebut langkah Israel tersebut sebagai “tindakan ilegal”. OKI menyerukan agar mengadakan sebuah pertemuan darurat pada hari Senin (24/7/2017) di Jeddah, Arab Saudi. Pertemuan darurat tersebut ditujukan untuk mendiskusikan pelanggaran-pelanggaran Israel terhadap Masjid Suci Al-Aqsha.

Kemarahan menyebar di seluruh Tepi Barat sejak pekan lalu, saat Israel menutup Masjid Al-Aqsha. Penutupan itu dilakukan Israel selepas baku tembak yang mematikan terjadi.

Masjid Al-Aqsha kembali dibuka setelah penutupan yang dilakukan selama dua hari. Pembukaan masjid Al-Aqsha disertai dengan pemasangan pintu elektronik dan kamera-kamera CCTV di gerbang-gerbang masjid Al-Aqsha. Orang Palestina mengatakan bahwa tindakan ini bertujuan untuk mengubah status quo masjid Al-Aqsha.

Israel menolak mengangkat pintu-pintu elektronik. Israel berdalih bahwa pintu elektronik adalah prosedur yang banyak dilakukan di situs-situs suci lainnya di seluruh dunia.

Kota Al-Quds merupakan kota yang suci bagi semua agama Ibrahim (Islam, Yahudi, dan Kristen). Masjid Al-Aqsha adalah situs suci ketiga di dunia Islam.

 

Sumber: aa.com.tr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *